RADARSEMARANG.ID, Semarang - Angka pengangguran di Kota Lunpia saat ini masih cukup tinggi, yakni sekitar 5,56 persen atau sekitar 50 ribu orang, berdasarkan data terbaru yang dimiliki Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang, Sutrisno, menjelaskan untuk mengurangi angka pengangguran, pihaknya kerap menggelar job fair agar bisa dimanfaatkan para pencari kerja.
Event ini sendiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-479, dan digelar di yang digelar Pemkot di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang.
"Kita gelar job fair selama dua hari, hari ini dan besok Kamis (7/5). Kita melibatkan puluhan perusahaan yang membuka lowongan kerja," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (6/5).
Total kata dia, ada 1.300 lowongan yang disiapkan. Termasuk empat perusahaan yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas.
Dia menerangkan angka pengangguran di Kota Semarang saat ini berada di angka 5,56 persen atau sekitar 50 ribu orang.
"Pada tahun ini, Disnaker Kota Semarang menarget penyerapan tenaga kerja di Semarang mencapai sekira 1.700-an," jelasnya.
Baca Juga: Dua Bos Sritex Terbukti Rekayasa Kredit, Kakak Divonis 14 Tahun Adik 12 Tahun
Dia menjelaskan kolaborasi lintas sektor terus didorong untuk menekan angka pengangguran ini.
Salah satunya dengan lembaga pendidikan dan pelatihan kerja, serta dunia usaha.
"Kami bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan. Semangatnya satu yakni mengurangi pengangguran,"ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan juga didorong untuk memenuhi kewajiban mempekerjakan penyandang disabilitas, minimal 1 persen untuk sektor swasta.
"Yang sudah lebih dari 1 persen kami beri penghargaan. Yang belum, terus kami dorong sesuai kompetensi yang ada," pungkasnya.
Andrian salah satu pencari kerja mengaku sudah menyiapkam sepuluh map berisikan CV, lamaran, beragam foto copy-an data pribadi untuk melamar pekerjaan di Job Fair yang digelar Pemkot di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang.
Baca Juga: Polisi Buru Pengasuh Ponpes di Pati yang yang Jadi Tersangka Dugaan Kasus Pencabulan
"Ada 10 berkas yabg dipersiapkan, harapannya bisa nyantol di salah satu perusahaan," pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi