Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Siap-siap Macet, Jalan Gombel Lama Semarang Ditutup 7 Bulan, Begini Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

Falakhudin • Rabu, 8 April 2026 | 05:59 WIB
Jalan Gombel Lama Ditutup 7 Bulan, Begini Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Jalan Gombel Lama Ditutup 7 Bulan, Begini Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

 

RADARSEMARANG.ID — Jalan Gombel Lama di Kota Semarang, Jawa Tengah, akan ditutup selama tujuh bulan dimulai dari 20 April 2026.  

Ruas jalan Gombel yang terletak di area keretakan tanah tersebut akan diperbaiki secara menyeluruh.  

Penutupan dilakukan sebagai bagian dari proyek untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan Semarang-Bawen-Salatiga-Sruwen dengan panjang total sekitar 57,76 kilometer.  

Baca Juga: Beredar Kabar Hoaks Penutupan Jalan Gombel Lama Semaramg 14 April, BBPJN Tegaskan Hal Ini

Proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp181 miliar. 

Gombel Lama ditutup mulai tangggal 20 April. 

Lalu lintas berjalan melalui gombel baru di Jalan Setiabudi dalam dua arah. 

Truk Lewat Tol Banyumanik-Jatingaleh Semarang. 

Jalan Gombel Lama di Semarang akan ditutup sepenuhnya selama sekitar tujuh bulan, mulai pertengahan bulan April tahun 2026, untuk proyek rekonstruksi.  

Penutupan dilakukan karena jalan mengalami retak dan berisiko longsor, sehingga harus dihentikan sementara dan diperbaiki secara menyeluruh, termasuk bagian bawah jalan dan sistem drainase. 

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (BBPJN Jateng-DIY), Moch Iqbal Tamher, mengungkapkan bahwa perbaikan Turunan Gombel tidak hanya sekadar memperbaiki permukaan jalan dengan memasukkan aspal kembali. 

Struktur jalan akan dihancurkan dan diperbaiki dengan menggunakan konstruksi baru, seperti tiang pancang, beton, serta dinding penahan tanah agar lebih kuat dan stabil. 

Baca Juga: Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dimulai 20 April 2026, Memakan Waktu 7 Bulan dan Telan Anggaran Rp 17,5 Miliar

Area Gombel menjadi jalur penting yang menghubungkan Kota Semarang dengan berbagai wilayah di bagian selatan Jawa Tengah, seperti Bawen, Solo, Magelang, Temanggung, hingga Yogyakarta. 

Selama penutupan, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Setiabudi (Gombel Baru) dan jalur tersebut akan digunakan untuk dua arah. 

Truk dan kendaraan berat dianjurkan menggunakan Tol Banyumanik–Jatingaleh agar kemacetan bisa berkurang. 

BBPJN Jateng-DIY juga akan memberi penjelasan kepada masyarakat sebelum pembatasan tersebut diterapkan. 

Daerah tersebut adalah tanah retak, sehingga tidak bisa hanya ditutup dengan aspal biasa.  

Baca Juga: Makan Waktu 7 Bulan, Perbaikan Turunan Gombel Semarang Dimulai April 2026, Arus Kendaraan Dialihkan ke Gombel Baru

”Struktur fondasi harus dibuat dengan menggunakan bore pile yang panjang, sehingga proses pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan," ujarnya.  

Selama proses pengerjaan, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Gombel Baru. Kendaraan yang bergerak dari arah Semarang menuju Bawen dan sekitarnya akan diatur dengan sistem arus lalu lintas berlawanan arah, yang telah disepakati bersama Korlantas dan Dinas Perhubungan Kota Semarang.

"Masyarakat diminta untuk mematuhi semua tanda dan petunjuk lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung," ujarnya. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Perbaikan #Gombel lama Semarang #pengalihan arus lalu lintas #rekonstruksi jalan