RADARSEMARANG.ID, Semarang – Hujan lebat yang mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga malam hari menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah, Senin (5/1). Kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga, terutama pengguna jalan.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, genangan air terlihat di Jalan Muktiharjo Kidul, dekat Jembatan Sukarela, hingga Ngablak. Di Jalan Muktiharjo Raya menuju Ngablak, ketinggian air mencapai setengah roda sepeda motor.
Genangan air menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah titik, terutama di kawasan Ngablak. Sejumlah pengendara memilih berhenti menunggu air surut, sementara lainnya tetap melintas dengan risiko kendaraan mogok.
Akibat genangan tersebut, sejumlah pengendara roda dua terpaksa turun dan mendorong sepeda motor mereka karena mogok saat melintas. Arus lalu lintas pun melambat, terutama pada sore hingga malam hari.
Satriman, warga Tlogosari, mengaku motornya mati mesin saat menerobos genangan air. Saat itu, ia baru selesai mengantar anaknya ke sekolah.
Baca Juga: Bukan Wonder Woman, Marvel Rilis Wonder Man: Superhero yang Main Film?
“Airnya cukup tinggi. Motor saya sudah tua, jadi langsung mogok,” ujarnya.
Pengendara lain, Indah, juga mengalami hal serupa ketika melintas dari arah Muktiharjo Raya. Ia mengatakan banjir mulai terlihat saat memasuki kawasan Ngablak hingga arah eks Bakso Sobat. “Kendaraan macet, terutama di sekitar perlintasan rel,” katanya. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi