Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kronologi Keracunan Massal Warga Bangetayu Wetan Semarang setelah Hajatan, 4 Orang Masih Dirawat

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 13 September 2025 | 19:28 WIB
Ambulan hebat Kota Semarang dan petugas medis mendatangi lokasi kejadian
Ambulan hebat Kota Semarang dan petugas medis mendatangi lokasi kejadian

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Bangetayu Wetan Semarang keracunan masal, Sabtu (13/9/2025) dinihari.

Akibatnya, 4 orang yang menjalani opname di rumah sakit Wongsonegoro Kota Semarang. 

Kejadian ini bermula saat para korban menghadiri hajatan pada Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 16.30 hingga pukul 17.00.

Setelah acara selesai, warga yang ikut mendapat snack dan nasi kotak yang isinya sambel goreng, acar daging.

"Iya, itu setelah hajatan makan terus pulang. Habis makan tengah malam itu ada yang pusing, mual, muntah diare. Terus paginya mulai ramai sekitaran jam 3-4 pagi itu sudah mulai kesakitan," ungkap Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (13/9/2025).

Awal diketahui kejadian ini, satu orang mengalami rasa sakit tersebut yang diduga keracunan. Hingga kemudian, warga yang mengalami sakit sama terus bertambah.

Selanjutnya, warga berinisiatif menginformasikan ke ambulans hebat Kota Semarang guna dilakukan perawatan medis.

Kemudian, korban yang mengalami sakit parah dibawa ke rumah sakit guna penanganan medis lebih intensif.

"Tadi malam yang sakit sudah dilakukan perawatan medis oleh ambulan hebat Kota Semarang. Terus yang sakit ada yang dibawa ke rumah sakit Wongsonegoro," bebernya.

"Kalau yang ikut tahlilan ada sekitaran 50 orang warga situ. Sempat dibawa ke rumah sakit ada 17 orang, rawat jalan. Ada sekitaran 4 orang yang masih diobservasi (opname)," lanjutnya.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian ini juga langsung menuju lokasi.

Selain mengumpulkan bahan keterangan, juga memintai keterangan saksi-saksi guna bahan penyelidikan lebih lanjut.

"Nanti itu rencana sisa makanan mau dibawa Laboratorium Kesatuan daerah di Semarang, oleh pihak puskesmas untuk di lab. Makanan masakan sendiri dimasak sama keluarga," katanya.

Rismanto juga masih terus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Bangetayu untuk penanganan terkait mereka yang masih mengalami rasa sakit.

"Terus hari ini (Sabtu) saya Koordinasi sama Bu Yuni Kepala Puskesmas Bangetayu, hari ini puskesmas turun ke lokasi lagi pengecekan di keluarga yang dirumah sempat rawat jalan," jelasnya.

"Yang masih rawat inap apa sudah pulang apa belum, kita belum bisa memastikan. Masuknya tadi pagi, sementara masih di observasi terlebih dulu," sambungnya.

Hingga sekarang, kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Terkait memintai keterangan pemilik rumah atau yang memasak makanan tersebut, Rismanto mengatakan kepolisian masih melakukan pendataan.

"Ya nanti kita minta keterangan, sementara kita belum karena kondisi seperti ini, di keluarga sendiri (pemilik rumah) kan masih juga ada yang mengalami sakit," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Usai hajatan warga Genuk Semarang keracunan masal #Usai makan dari hajatan warga Semarang keracunan masal #Keracunan Masal di Genuk Semarang #Keracunan Masal di Semarang usai makan dari hajatan #Warga Genuk Semarang keracunan masal