RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan memberikan fasilitas layanan gratis Trans Semarang bagi pelajar dan mahasiswa.
Program ini bertujuan untuk mendukung mobilitas generasi muda serta mendorong penggunaan transportasi umum yang ramah lingkungan dan efisien.
Untuk mendapatkan fasilitas ini, pelajar dan mahasiswa perlu membuat kartu layanan gratis terlebih dahulu. Berikut adalah panduan lengkap cara membuat kartu tersebut.
Pertama, pastikan Anda merupakan pelajar atau mahasiswa aktif di wilayah Kota Semarang atau sekitarnya. Program ini berlaku untuk siswa SD, SMP, SMA, SMK, serta mahasiswa perguruan tinggi yang berdomisili atau menjalani aktivitas belajar di Semarang.
Langkah awal yang harus dilakukan adalah menyiapkan dokumen persyaratan. Dokumen tersebut meliputi fotokopi Kartu Tanda Pelajar atau Mahasiswa, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Kartu Keluarga (KK), serta satu lembar pas foto berwarna 3x4.
Setelah dokumen lengkap, pelajar atau mahasiswa dapat mendaftar secara daring melalui situs resmi Trans Semarang di laman https://transsemarang.semarangkota.go.id.
Di sana, tersedia formulir pendaftaran layanan gratis yang harus diisi secara lengkap dan benar.
Dalam formulir tersebut, peserta wajib mengisi data diri seperti nama lengkap, alamat, nama sekolah atau kampus, nomor identitas pelajar atau mahasiswa, serta mengunggah dokumen yang telah disiapkan.
Pastikan ukuran dan format file telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh sistem Trans Semarang.
Setelah mengirimkan formulir dan dokumen secara daring, pemohon akan menerima konfirmasi melalui email atau SMS pada nomor yang terdaftar. Proses verifikasi biasanya memerlukan waktu sekitar 3-5 hari kerja tergantung pada jumlah pendaftar.
Jik pengajuan disetujui, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan untuk mengambil kartu di kantor pelayanan Trans Semarang atau lokasi yang ditentukan.
Saat pengambilan, peserta wajib menunjukkan bukti identitas asli dan bukti pendaftaran. Kartu layanan gratis Trans Semarang ini memiliki masa berlaku tertentu, biasanya mengikuti tahun ajaran atau kalender akademik.
Oleh karena itu, pemegang kartu diimbau untuk memperpanjang kartu secara berkala agar tetap bisa menikmati fasilitas ini.
Pihak Trans Semarang juga menyediakan layanan bantuan atau customer service bagi pelajar dan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran,
Kontak resmi dapat diakses melalui media sosial atau nomor telepon yang tersedia di layanan resmi.
Dengan adanya kartu layanan gratis ini, pelajar dan mahasiswa dapat melakukan perjalanan menggunakan armada Trans Semarang tanpa dikenakan biaya.
Hal ini tentu menjadi solusi efektif bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya penggunaan transportasi umum dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara di Kota Semarang.
Walikota Semarang menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem transportasi publik yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia berharap layanan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelajar maupun mahasiswa. Terlihat antusias pelajar cukup tinggi.
Beberapa di antaranya mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut, sebab bisa membantu menghemat biaya perjalanan harian ke sekolah atau ke kampus.
Meski demikian, pemegang kartu tetap diwajibkan mematuhi peraturan dalam menggunakan Trans Semarang, seperti menjaga ketertiban, menggunakan seragam sekolah saat bepergian, dan tidak menyalahgunakan kartu untuk kepentingan yang tidak sesuai.
Dengan proses yang relatif mudah serta memberikan manfaat yang besar, pembuatan kartu layanan gratis Trans Semarang menjadi langkah konkret pemerintah kota dalam mendukung akses pendidikan dan transportasi yang layak bagi generasi muda.