Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Antrean Kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang Mengular hingga 2 Kilometer

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 29 Maret 2025 | 00:21 WIB
Kepadatan arus kendaraan masuk ke gerbang tol Kalikangkung, Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 16.30. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Kepadatan arus kendaraan masuk ke gerbang tol Kalikangkung, Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 16.30. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Arus kendaraan mudik dari wilayah barat masuk ke Jawa Tengah terus mengalami peningkatan, Jumat (28/3/2025).

Bahkan, antrean kendaraan mengular kurang lebih dua kilometer di gerbang masuk Kalikangkung. 

Terlihat, antrean kendaraan di gerbang kalikangkung kendaraan mudik terlihat panjang, pukul 16.30. Informasi yang diperoleh, antrean mencapai dua kilometer.

Meski tersendat, namun arus lalulintas masih bisa melintas pelan masuk ke gerbang kalikangkung. 

Berdasarkan data yang diperoleh, rata rata lintasan per jam antara 3 ribu kendaraan. Bahkan, sempat mencapai 4.138 kendaraan terjadi pukul 07.00-08.00. 

Disisi lain, semua pelayanan antrean pembayaran tol sudah dibuka semua untuk jalur masuk dari barat ke timur atau masuk tol dalam Kota Semarang. 

Sementara, akses untuk menuju barat atau Jakarta sudah dipergunakan dari arah sebaliknya karena dilakukan one way dari Cikatama sampai Kalikangkung Semarang, sejak Kamis (27/3/2025) pukul 23.00. 

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Sonny Irawan menyampaikan, Polda Jawa Tengah memperpanjang one way lokal hingga ke Tol wilayah Bawen, Kabupaten Semarang.

Sebab, arus kendaran yang masuk dari Tol Pejagan Kabupaten Brebes mengarah masuk Tol Kalikangkung mengalami peningkatan. 

"Kita laksnakan one way lokal menyambung one way nasional dari KM 70 sampai KM 414. Jalur A-B ini digunakan mudik. One way lokal dimulai hingga KM 442, sampai Bawen," katanya di pos Kalikangkung, Jumat (28/3/2025).

Kombes Pol Sonny membeberkan, ada beberapa indikator yang terpenuhi sehingga one way lokal diberlakukan. Pertama terkait traffic accounting di tol Cikatama sudah 5.700 kendaraan perjam atau lebih dari 5.000 kendaraan selama 4 jam berturut. Kemudian di Kalikangkung ada 3.000 kendaraan selama tiga jam berturut.

"Kemudian ada radar tol KM 423 dan KM 428 sudah diangka 3.000 kendnaraan. Ada volume capacity ratio di atas 0,7. Kemudian real-time kapdatan di tol, selain itu berdasar pertimbangan ditambah yang di arteri," bebernya.

Pihaknya juga mengaku, sempat ada kepadatan di tol ABC dalam Kota Semarang yang diakibatkan adanya kecelakaan satu mobil yang harus diderek. Namun hal itu tidak berdampak pada kepadatan di Kalikangkung. 

"Tadi ada kecelakaan di KM 419.m, kan harus diderek. Satu aja mogok kecelakaan lima menit maka terjadi kelambatan, kalau sistem nggak ada masalah. Jadi kalau ada trouble harus segera evakuasi," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mudik #Kalikangkung