RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mobil L300 pengangkut rombongan anak TK terlibat kecelakaan dengan truk Isuzu Boks, di Jalan Prof Hamka, persisnya turunan Silayur Semarang, Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 08.00.
Selain menabrak kendaraan L300, satu pengendara motor juga ikut tersambar musibah truk Isuzu Bok bernopol B 9598 UXB, warna putih. Beruntung hanya luka lecet kecil, meskipun motor yang dikendarai korban rusak ringan.
Sementara, kejadian laka lantas ini mengakibatkan satu orang mengalami luka dan menjalani perawatan di rumah sakit Permata Medika. Sedangkan 11 lainnya rawat jalan.
"Korban 12 masuk IGD, 11 rawat jalan, 1 rawat inap. Yang rawat inap siswa, kepalanya bengkak. Sudah CT scan normal tapi masih mual, jadi kita observasi," ungkap Dokter umum di rumah sakit tersebut, Lita kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (26/2/2025).
"Yang 11 orang rawat jalan itu 9 anak siswa, 1 guru, dan 1 karyawan swalayan Goori yang lewat kena pintunya. Yang rawat jalan beberapa luka memar, ada satu luka robek di kepala," lanjutnya.
Informasi yang diperoleh, kendaraan pengangkut anak-anak tersebut rombongan TK Islami Aisiyah Bustanul Al-Atfal, Boja yang menuju planetarium UIN Walisongo. Kendaraan plat hitam ini di dalamnya terdapat 21 orang.
Namun, ditengah perjalanan mengalami musibah dihajar truk Isuzu Boks dari arah belakang. Kejadian laka lantas di lokasi tersebut bukan yang pertama kalinya. Namun sudah sering terjadi.
Kepala Seksi Penertiban Dishub Kota Semarang Budi Fitriansyah mengatakan ada dua kejadian dalam dua hari terakhir di lokasi tersebut. Mereka melakukan pelanggaran jam operasional yang sudah diterapkan di jalan yang cukup padat itu.
"Kejadian selama dua hari ini ya, itukan mereka melanggar semua. Artinya seharunya di jam yang tak boleh melintas dulu," katanya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan kecil dengan truk terjadi di Jalan Prof Hamka, persisnya turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 08.00.
Kerasnya benturan mengakibatkan kendaraan L300 mengalami ringsek bagian bawah. AKP Sujid menyebut, beruntungnya tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut.
"Itu laka materi, tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan materi yang L 300 aja," jelasnya.
"Prosesnya (penanganan) kedua belah pihak diselesaikan secara kekeluargaan untuk mengganti kerugian materi kendaraan yang mengangkut anak anak. Kita hanya mendampingi memfasilitasi," jelasnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Sujid menyampaikan belum bisa memastikan secara detail. Namun, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan truk yang menabrak kendaraan kecil tersebut.
"Apakah rem kurang berfungsi baik atau kurang konsentrasi sopir, apa telat ngerem atau gimana. Tapi kedua belah pihak, diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.
Laka lantas tersebut berdampak, arus kendaraan mengalami kemacetan panjang. Petugas Polantas juga mendatangi lokasi mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas. (mha/bas)