Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dibangun Tahun 1954, Gapura Pahlawan di Jomblang Perbalan Semarang Ini Konon Diresmikan Oleh Bung Karno

Sulistiono • Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:41 WIB
Gapura Pahlawan, di kampung Jomblang Barat RT 01 RW 01, kelurahan Candi, Candisari,Kota Semarang, berbentuk unik dan memiliki usia lebih dari 70 tahun. (Sulistiono)
Gapura Pahlawan, di kampung Jomblang Barat RT 01 RW 01, kelurahan Candi, Candisari,Kota Semarang, berbentuk unik dan memiliki usia lebih dari 70 tahun. (Sulistiono)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jika anda melintas di turunan Tanah Putih Semarang menjelang pusat perbelanjaan Java Mall, ada sebuah gapura masuk perkampungan dengan bentuk yang unik, berwarna merah putih di sisi kiri jalan.

Gapura unik mirip jajanan utir-utir ini adalah Gapura Pahlawan, Jomblang Perbalan RT 01 Rw 01, kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Siapa sangka, gapura Pahlawan yang sepintas seperti ban kendaraan yang di tumpuk-tumpuk ini memiliki nilai Sejarah yang cukup tinggi.

Konon, ini adalah satu-satunya gapura di kota Semarang, bahkan di Indonesia, yang di resmikan oleh seorang presiden, tak tanggung-tanggung yang meresmikan adalah presiden pertama Indonesia Ir Sukarno atau Bung Karno. Koq bisa?

Dari penuturan warga yang di temui RadarSemarang.ID, awal di resmikannya Gapura Pahlawan, Jomblang Perbalan oleh Bung Karno, terjadi secara tidak sengaja.

Tidak direncanakan jauh-jauh hari layaknya peresmian bangunan oleh seorang presiden.

“Jadi waktu itu kata simbah saya dulu, tahun 1954an warga gotong royong mbangun gapura ini, nah saat mau jadi, warga mendengar kalau Bung Karno berada di Semarang dan akan menuju Salatiga, warga waktu itu terus menghadang Bung Karno dan rombongan yang akan ke Salatiga,”ungkap Rahmat, salah satu warga Jomblang Barat.

Bung Karno dan rombongan yang “dihadang” warga dan di todong untuk meresmikan gapura kampung Jomblang Barat dengan senang hati memenuhi permintaan warga.

Sayangnya, peresmian itu tidak terdokumentasikan karena kondisi saat itu yang terbatas dan serba mendadak.

“Gak ada dokumen apa itu prasasti yang ada tandatangannya bung Karno, kan waktu itu jangankan HP, kamera saja hanya orang-orang tertentu saja yang punya”imbuh Rahmat.

RadarSemarang.ID yang melihat dari dekat gapura Pahlawan, Jomblang Barat melihat ada tulisan di tembok gapura sisi sebelah kanan, yang bertuliskan peletakan batu pertama dengan tanggal 19-september-1954.

Di sisi tembok gapura Pahlawan terdapat sebuah prasasti yang bertuliskan bangsa yang besar adalah bangsa yang tahu menghormati pahlawan-pahlawannya.

Gapura Pahlawan peringatan pertempuran lima hari kota Semarang, 14 Oktober 1945.

Tertulis juga di resmikan “Osik Pandhawa Trus Manunggal” 1956, masih di prasasti juga tertulis Semarang, 22 Agustus 1982, di restui Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Semarang, H. Iman Soperato Tjakrajoeda. SH.

Jika menilik prasasti yang tertera di bangunan Gapura Pahlawan ini, bisa jadi Gapura Pahlawan di Jomblang Barat ini memiliki historis yang cukup tinggi bagi warga kota Semarang dan mungkin menjadi satu-satunya gapura tertua yang masih bertahan kokoh. (sls/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Bung Karno #gapura unik #Gapura