RADARSEMARANG.ID, Semarang—Jika biasanya pelaksanaan Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dilakukan di lapangan terbuka, tahun ini dilaksanakan di Muladi Dome.
Penerimaan mahasiswa baru di Gedung Serbaguna supermewah itu pun viral di jagat media sosial.
Seperti apa fakta-fakta tentang Muladi Dome, Gedung Serbaguna yang disebut-sebut merupakan Gedung Serbaguna paling besar di Jawa Tengah?
1. Diambil dari Nama Mantan Rektor Undip
Muladi Dome, nama Gedung Serbaguna super mewah itu, diambil dari nama mantan Rektor Undip, Prof Dr Muladi, SH, MH.
Muladi yang lulusan FH Undip, merupakan sosok ahli hokum yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman dan Hakim Mahkamah Agung.
“Gedung ini diberi nama Muladi Dome, karena Beliau yang mengawali mengangkat nama UNDIP sehingga bisa masuk dalam jajaran Nasional dan Internasional. Jadi kita berikan nama ini sebagai penghormatan atas jasa-jasa yang Beliau berikan” tutur Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., selaku rektor Universitas Diponegoro (ketika itu) pada keterangan yang tertulis di website humas Undip.
2. Bentuk Arsitekturnya Mirip Besek
Bentuk dari bangunan Muladi Dome menyerupai besek, yang memiliki makna tersendiri.
Maknanya bahwa besek membawa kebahagian dan berharap agar Muladi Dome juga dapat membawa kebahagian bagi yang menggunakannya.
“Saat kita kecil dulu, pasti kita senang saat orang tua kita membawa pulang besek atau berkat. Besek ini membawa kebahagiaan. Semoga Muladi Dome ini selalu membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi warga yang menggunakannya,” kata Prof Yos.
Muladi Dome diresmikan pada Jumat 5 April 2024 oleh Rektor Undip saat itu Prof Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum.
Saat ini rektor Undip dijabat oleh Prof Dr Suharnomo SE, M.Si.
3. Terdiri Tiga Lantai
Muladi Dome terdiri atas tiga lantai bertribun, yang sekaligus dilengkapi dengan area parkir dan basement yang dilengkapi dengan 2 musala berkapasitas masing-masing 150 orang.
Lantai satu terdiri atas ruang seminar, co-working, tenant, dan foodcourt.
Lantai 2 merupakan area ballroom yang terbagi menjadi 3 ruangan dengan kapasitas 1.500 orang setiap ruangan.
Ballroom pada lantai 2 dapat menampung sebanyak 4500 orang dengan ditambah 700 orang pada arean tribun. (iskandar)
Editor : Tasropi