Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Angkut 1.025 Pemudik, KRI Banda Aceh Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 6 April 2024 | 22:47 WIB

Kapal KRI Banda Aceh milik TNI Angkatan Laut dikerahkan untuk mengangkut sebanyak 1.025 pemudik dari wilayah Jakarta menuju Semarang dan Surabaya. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Kapal KRI Banda Aceh milik TNI Angkatan Laut dikerahkan untuk mengangkut sebanyak 1.025 pemudik dari wilayah Jakarta menuju Semarang dan Surabaya. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kapal KRI Banda Aceh milik TNI Angkatan Laut dikerahkan untuk mengangkut sebanyak 1.025 pemudik dari wilayah Jakarta menuju Semarang dan Surabaya.

Sebanyak 608 orang diantaranya turun di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Sabtu (6/4/2024) sekitar pukul 10.00.

Kapal dengan nomor lambung 593 tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Jumat (5/4/2024).

Selain mengangkut 1025 orang, juga terdapat sepeda motor 276 Unit.

Kemudian menurunkan 608 orang dan sepeda motor 185 unit di Dermaga Nusantara 2, kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

"Jadi kami di sini menyambut kedatangan KRI Banda Aceh dengan forkopimda serta ibu Wali Kota Semarang. Setelah ini mungkin para penumpang akan kembali ke rumah masing-masing," ungkap Komandan Lanal (E) Joko Andrianto, di lokasi Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Sabtu (6/4/2024).

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan ini dengan tujuan membantu program pemerintah khususnya kaitannya dengan menghadapi arus mudik lebaran tahun 2024.

Langkah yang dilakukan ini, dengan harapan pemudik bisa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

"Merupakan hal yang oleh Angkatan Laut berusaha membantu program pemerintah khususnya hal mudik, aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Karena apapun tujuan mudik lebaran, bisa bersilaturahmi kepada keluarga," katanya.

"Jadi seandainya pakai sepeda motor, banyak sekali angka kecelakaan yang terjadi karena lelah dan lain sebagainya. Maka mudik menggunakaan kapal akan jauh lebih aman dan nyaman," sambungnya.

Pemudik yang tidak dijemput keluarga akan diantaranya menggunakan bus TNI AL ke tempat sarana transportasi.

Begitu juga yang menggunakan sepeda motor juga akan dilepas dengan pengawalan hingga batas yang telah ditentukan.

Pihaknya menyebutkan, pemudik turun di Semarang rata-rata warga daerah sekitaran tetangga Kota Semarang.

"Kalau rata-rata penumpang ada yang di Semarang, Kabupaten Semarang, Demak, Kudus," pungkasnya.

Selepas menurunkan pemudik di Semarang, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (6/4/2024).

Kapal tersebut juga mengangkut pemudik dari Semarang berjumlah 38 orang dan sepeda motor 14 unit.

Ditambah sisa perjalanan pemudik dari Jakarta, sebanyak 417 orang dan sepeda motor 91 unit. Diperkirakan tiba di Surabaya, Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 12.30.

Sementara, Walikota Semarang H Hevearita Gunaryanti Rahayu, menambahkan ada dua kapal mudik gratis yang tiba di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, pada Sabtu (6/4/1024).

Selain KRI Banda Aceh, juga ada kapal Dobonsolo, yang merapat iring-iringan di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

"Sehingga dengan mereka bisa pemudik turun di Semarang sudah memangkas perjalanan dari Jakarta ke Semarang. Kita tahu saat ini sudah mulai puncak arus mudik. Tadi saya juga melihat di jalan tol, sudah rapat kendaraan," katanya.

Setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, KRI Banda Aceh akan kembali ke Jakarta dengan rute, Surabaya - Semarang pada 13 April 2024. Semarang - Jakarta pada 14 April 2024. Tiba di Jakarta pada 15 April 2024.

Masyarakat yang berminat untuk mudik dengan Kapal Perang TNI AL dapat menyiapkan sejumlah persyarat yang ditentukan.

Yakni menyerahkan foto copy KTP Pemudik, menyerahkan foto copy STNK dan BPKB sepeda motor, tanda tangan surat bersedia mematuhi peraturan dinas dalam KRI, serta pemudik dilarang menggunakan sepeda motor listrik. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #KRI Banda Aceh #Pemudik #Jakarta