RADARSEMARANG.ID, Semarang – Diduga tertekan ditagih hutang pinjaman online (pinjol), seorang pemuda nekat gantung diri di kamar mandi rumahnya pada Rabu (3/1).
Pemuda 20 tahun itu berinisial AM. Ditemukan sekitar pukul 05.00 di rumahnya Kedungpane, Kecamatan Mijen. Polisi yang mendengar laporan langsung meluncur ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Penyelidikan polisi terkendala karnea HP AM terkunci. Namun dugaan kuat karena depresi terjerat pinjol lantaran di HPnya banyak muncul notifikasi tagihan pinjol. Apalagi hasil pemeriksaan tubuh AM tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Baca Juga: Polisi Bongkar Motif Bunuh Diri Mahasiswi Udinus Semarang, Diduga Terjerat Pinjol
“Menurut analisa kita, kemungkinan ini depresi, kayaknya tertekan tagihan pinjol," tegas Kanitreskrim Polsek Mijen, Iptu Bardo Rabu (3/1).
Bardo membeberkan, kali pertama yang mengetahui kejadian ini adalah paman AM. Bermula saat, saksi hendak ke kamar mandi.
Namun dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam. Setelah pintu didobrak, melihat korban sudah dalam posisi tergantung.
"Akhirnya dibuka paksa. Ternyata sudah gantung diri itu. Kemudian diturunkan sama om nya (Paman)," bebernya.
Korban gantung diri dengan menggunakan tali tambang yang diikatkan di rangka kayu atap kamar mandi.
Baca Juga: Kecantol Slot dan Pinjol, Rumah Tangga Ambrol
"Korban murni gantung diri. Ada tanda-tanda bagian kemaluan mengeluarkan cairan urine dan sperma, lidah tergigit. Kematian korban dikarenakan gagal nafas atau henti napas akibat jeratan tali pada bagian leher," pungkasnya.
Pihak keluarga telah menerima musibah ini dan tidak menghendaki dilakukan otopsi yang dikuatkan dengan surat pernyataan. Selanjutnya, dilakukan prosesi pemakaman. (mha/zal)
Editor : Baskoro Septiadi