Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Supriyatno Mundur, Irianto Jabat Plt Dirut Bank Jateng

Tasropi • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 19:15 WIB
LANJUTKAN TUGAS: Direktur utama Bank Jateng, Supriyatno mengundurkan diri, Irianto Harko Saputro ditunjuk jadi pengganti. (Ist)
LANJUTKAN TUGAS: Direktur utama Bank Jateng, Supriyatno mengundurkan diri, Irianto Harko Saputro ditunjuk jadi pengganti. (Ist)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Supriyatno mengundurkan diri sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, terhitung sejak 7 Agustus 2023.

Sementara untuk mengisi kekosongan, Irianto Harko Saputro, Direktur Bisnis Dana, Jasa, dan UMKM Bank Jateng, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) dirut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai pemegang saham pengendali telah menyetujui pengunduran diri Supriyatno.

“Penggantian tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jateng tanggal 4 Mei 2023 yang memberikan kewenangan kepada gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah yang juga Plt Komisaris Utama Bank Jateng, Sumarno.

Hal ini disampaikan Sumarno di sela rapat koordinasi Bank Jateng di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo, Borobudur Magelang, Kamis (10/8) lalu.

Sebagai informasi, Supriyatno telah mengajukan pengunduruan diri pada awal Mei 2023. Sementara pada RUPS menyetujui untuk melimpahkan kewenangan kepada PSP atas permohonan pengunduran diri Supriyatno sebagai direktur utama Bank Jateng.

Supriyatno telah menjabat dirut Bank Jateng sejak 26 April 2014. Alasannya mengajukan pengunduran diri adalah untuk mempercepat kaderisasi dan estafet kepemimpinan di Bank Jateng.

“Saya haturkan terima kasih kepada pemegang saham atas amanah dan kepercayaannya, terlebih kepada seluruh jajaran Bank Jateng dari level pimpinan hingga staf yang selama sembilan tahun lebih telah bersama-sama mengembangkan perusahaan tercinta ini,” ungkapnya.

Bank Jateng tercatat banyak mengalami kemajuan pada kurun waktu 9 tahun terakhir. Melansir data keuangan Bank Jateng, aset meningkat hampir tiga kali lipat dari Rp 30,70 triliun pada Desember 2013 menjadi Rp 84,49 triliun pada Desember 2022.

Pertumbuhan aset tersebut diikuti pula dengan meningkatnya laba usaha hingga Rp 2,48 triliun pada Desember 2022. Laba usaha Bank Jateng tersebut menjadi terbesar ke-2 dari 27 BPD se-Indonesia.

Mengemban misi sebagai penunjang pembangunan daerah, Bank Jateng juga telah melakukan transformasi dengan lebih besar lagi menyalurkan kredit kepada sektor usaha produktif. Khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Plt Direktur Utama Bank Jateng Irianto Harko Saputro menyampaikan siap melanjutkan perbaikan kinerja. Ia akan melanjutkan transformasi Bank Jateng ke arah yang lebih baik lagi.

“Banyak kemajuan yang sudah dicapai dan menjadi modal Bank Jateng semakin baik lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bank Jateng, kata dia, ke depan akan lebih fokus lagi dalam peningkatan kualitas pelayanan.

Baik layanan di Kantor Cabang maupun layanan digital. Penyaluran kredit kepada pelaku UMKM juga akan terus ditingkatkan. Sehingga dapat lebih besar berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat.

“Kami selalu terbuka dengan masukan seluruh elemen masyarakat, untuk menjadikan Bank Jateng sebagai bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah,” tandasnya. (kap/zal)

Editor : Agus AP
#BANK JATENG #pelaku umkm #dirut bank jateng supriyatno