Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Proyek Perbaikan Belum Rampung, Jalan Muktiharjo Raya Semarang Terendam Banjir Lagi

Figur Ronggo Wassalim • Senin, 3 Juli 2023 | 23:38 WIB
Pengguna jalan melintasi jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir.
Pengguna jalan melintasi jalan Muktiharjo Raya yang tergenang banjir.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras yang mengguyur di Kota Semarang, Minggu (2/7) sore hingga malam mengakibatkan beberapa wilayah tergenang. Tak terkecuali di Jalan Muktiharjo Raya.

Jawa Pos Radar Semarang melakukan liputan langsung di Jalan Muktiharjo Raya Senin (3/7) pagi. Terlihat beberapa pengendara motor, mobil, dan truk mengantre dari sebagian jalan yang sudah diperbaiki. Di bahu jalan, terdapat material batu yang masih menumpuk.

Menurut informasi yang beredar, proyek perbaikan jalan Muktiharjo Raya telah terhenti sekitar satu bulan. Proyek tersebut dilakukan agar Jalan Muktiharjo Raya yang menjadi akses utama masyarakat Singoyudan RW 5 Muktiharjo Lor dan sekitarnya tidak lagi kesusahan akibat ada genangan setiap hujan turun.

Sebagai informasi, Jalan Muktiharjo Raya telah ditinggikan 70 sentimeter, sepanjang 350 meter. Tersisa 150 meter lagi yang belum diselesaikan. Sehingga, ada genangan setinggi 30 sentimeter.

Tokoh masyarakat Muktiharjo Lor, Mutakim, menjelaskan jalan tersebut akan dicor. Jalan pada sisi selatan telah dipasangi pondasi, sedangkan sisi sebelah utara belum di pasang pondasi karena masih menunggu material yang belum datang.

"Dari Pemkot sendiri antusias, berambisi untuk melanjutkan tapi karena mungkin belum dikedok anggaran, saya tidak mengerti akhirnya berhenti sementara. Yang kedua, Saluran dari Kelurahan ke Barat itu dibuka aja semua, jadi kalau sudah dibuka baru tahu jembatan-jembatan itu, izin ke PSDA”. ujarnya.

Lurah Muktiharjo Lor, Suhartono mengatakan Pemerintah Kota Semarang sebenarnya antusias, namun karena belum adanya ketok anggaran secara pasti, proyek perbaikan jalan ini berhenti. Ia menambahkan, seharusnya saluran yang dari timur, dari kelurahan, yang menuju ke barat dibuka. Karena jika dibuka, jembatannya akan terlihat.

"Saya telah menyiapkan surat resmi kepada Dinas PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) agar mohon dibantu. Saya jamin ketika udah mulai musim hujan air akan membludak," lanjutnya. (fgr/mg11/mg12/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#BANJIR #Banjir Semarang