Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

UIN Salatiga Bangun Karakter ASN Moderat untuk Jaga Kota Toleran

Dhinar Sasongko • Rabu, 3 Desember 2025 | 22:14 WIB
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., Selasa (2/12)  dalam pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan di Kamp
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., Selasa (2/12) dalam pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan di Kamp

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - “Menguatkan predikat kota toleran Salatiga adalah dengan banyak bekerja sama. Banyak hal yang bisa kita gali di Salatiga ini untuk memperkuat predikat tersebut, salah satunya dengan menggarap potensi wisata,” ujar Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., Selasa (2/12).

Pernyataan itu disampaikan dalam pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan di Kampung Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang digelar 2–4 Desember 2025 itu diikuti dosen dan tenaga kependidikan dari seluruh fakultas UIN Salatiga.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Wasathiyyah Islam (Moderasi Beragama) LP2M UIN Salatiga. Rektor menegaskan, kampus memiliki tanggung jawab besar menjaga nilai toleransi di kota yang berulang kali dinobatkan sebagai kota paling toleran di Indonesia.

“UIN Salatiga bagian dari struktur sosial kota ini. Kampus harus menjadi penggerak harmoni dan teladan dalam membangun karakter moderat,” katanya.

Zakiyuddin menilai, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci menjaga predikat kota toleran. Ia mendorong kerja sama antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperluas praktik moderasi beragama di Salatiga.

Kepala Pusat Wasathiyyah Islam LP2M, Muhamad Rozikan, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Agama Nomor 93 Tahun 2022 tentang Penguatan Moderasi Beragama bagi PNS Kementerian Agama.

“ASN wajib mengikuti penguatan moderasi beragama. Kegiatan ini menjadi langkah UIN Salatiga menyiapkan ASN yang memahami nilai-nilai moderasi dan mampu menerapkannya di tempat kerja,” ujarnya.

Menurut Rozikan, kegiatan ini juga memperkuat posisi UIN Salatiga sebagai kampus yang berkomitmen pada nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

“Kami ingin menjadikan moderasi beragama sebagai budaya akademik,” tambahnya.

Narasumber utama, Dr. Marzuki Wahid, M.Ag., Rektor Universitas Fahmina Cirebon, menjelaskan, moderasi beragama adalah cara pandang dan praktik beragama yang adil serta seimbang.

“Seseorang tetap berpegang pada keyakinannya dan tetap menghormati pemeluk agama lain,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun karakter moderat. “Moderasi harus masuk ke semua lini kegiatan kampus agar menjadi budaya,” katanya.

Narasumber lain, Dr. Mayadina Rohmi Musfiroh, S.H.I., M.A., Kepala LPPM UNISNU Jepara, menambahkan, wawasan kebangsaan menjadi pilar penting moderasi.

“Orang yang berwawasan kebangsaan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Mereka menghargai keberagaman dan menjunjung kemanusiaan,” tuturnya.

Kegiatan orientasi dikemas interaktif melalui pretest-posttest, role play, dan penyusunan rencana aksi moderasi beragama di unit kerja masing-masing.

“Kami ingin nilai moderasi diterapkan secara nyata di lingkungan kerja,” ujar Rozikan.

Zakiyuddin menyebut, kegiatan ini sekaligus memperkuat citra Salatiga sebagai kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

“Salatiga menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan. UIN Salatiga berperan menjaga harmoni ini melalui pendidikan dan keteladanan,” katanya.

Kegiatan berakhir dengan penegasan komitmen UIN Salatiga untuk terus menjadi penggerak moderasi beragama.

“Membangun bangsa berarti membangun manusia berkarakter dan menjunjung kemanusiaan. Moderasi beragama adalah fondasinya,” tutup Rektor.(sas)

Editor : Tasropi
#UIN Salatiga