Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Pernyataan Resmi Persis Solo Usai Panpel PSIS Semarang Angkat Tangan Cari Venue Derby Jateng

Muchammad Nachirul Ichsan • Selasa, 12 Maret 2024 | 17:44 WIB
Laga derby jateng terancam batal akibat kesulitan caru venue
Laga derby jateng terancam batal akibat kesulitan caru venue

RADARSEMARANG.ID - Laga derby Jateng antara PSIS Semarang vs Persis Solo masih terkendala venue yang belum jelas.

Pertandingan yang sejatinya akan berlangsung pada 14 Maret ini terancam batal akibat panpel PSIS kesulitan mencari stadion.

Bahkan manajemen Mahesa Jenar sudah angkat tangan dan menyerahkan pertandingan ini ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1.

Ketidakjelasan venue laga klasik ini tentu membuat semua pihak bingung akan nasib pertandingan selanjutnya.

Selain pihak tuan yang angkat tangan mengenai pemilihan venue, pihak tim tamu juga dipusingkan dengan rencana anggaran tandang yang sudah dibuat.

Melalui pernyataan resmi klub, tim laskar samber nyawa memberikan pernyataan tentang tidak jelasnya laga ini.

“Jika ada perkembangan terbaru terkait laga pekan ke-29, Persis akan segera memberikan informasi melalui kanal portal resmi dan kanal sosial media klub,” tulis Pernyataan Persis.

Sebelumnya pihak PSIS sudah mengajukan ke panpel dan pemerintah setempat untuk bisa gunakan Stadion Moch Soebroto Magelang, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Manahan Solo, Stadion Brawijaya Kediri, hingga Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Namun semua izin yang diajukan tak ada satupun yang didapatkan, situasi ini membuat kedua pihak sama-sama bingung.

Jika merujuk Regulasi Kompetisi 2023/2024 pada Bab II soal Peserta, Jadwal, dan Sistem Kompetisi, disebutkan pada Pasal 8 ayat 6 bahwa:

“Klub tuan rumah dari pertandingan tertentu hanya dapat mengajukan permohonan jadwal pertandingan atas dasar tidak diperolehnya izin pelaksanaan pertandingan dan kepolisian selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari pertandingan yang telah ditetapkan LIB,”.

Sehingga Persis Solo berasumsi bahwa agenda pekan ke-29 kontra PSIS Semarang akan tetap dimainkan sesuai jadwal, karena sampai H-3 tidak ada koordinasi resmi terkait perubahan jadwal, dikutip dari radarsolo.jawapos.com

Selanjutnya, di Pasal 8 ayat 7 juga disebutkan:

“Dalam hal klub mengajukan permohonan perubahan hari dan tanggal pertandingan di luar tenggat waktu yang ditetapkan oleh LIB sesuai dengan ayat (6) pasal ini dan LIB menolak permohonan tersebut, maka LIB akan menetapkan penyelenggaraan pertandingan untuk dilaksanakan di tempat netral dengan seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung oleh klub tuan rumah.”

Editor : Baskoro Septiadi
#pernyataan resmi #persis solo #PSIS Semarang #Derby Jateng #liga 1 #PT Liga Indonesia Baru (LIB)