RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tren hunian yang menyatu dengan alam dan berorientasi keberlanjutan kian menguat.
Menangkap arah pasar tersebut, CitraLand BSB City Semarang menghadirkan Inner Court Series di Cluster Serena Hill, melalui tiga tipe rumah yakni Agatha, Delavera, dan Anila.
Konsep inner court menjadi ciri utama hunian ini. Elemen desain tersebut memungkinkan cahaya alami dan sirkulasi udara masuk ke ruang dalam rumah secara optimal. Menghadirkan suasana yang lebih teduh, hangat, dan nyaman.
Tak sekadar mempercantik tampilan, inner court juga menciptakan kualitas ruang yang lebih sehat dan meningkatkan kenyamanan hidup penghuninya.
Project Manager CitraLand BSB City Semarang, Dessaf Setia Permana, menjelaskan Serena Hill merupakan klaster pertama di kawasan tersebut yang secara khusus dikembangkan dengan konsep green building.
“Ini pertama kalinya kami menghadirkan green building concept. Ke depan, semua produk properti yang ingin menarik minat warga asing atau perusahaan multinasional pasti akan ditanya, ada sertifikat green-nya atau tidak,” ujarnya.
Dessaf menyebut, saat ini hampir 300 warga asing telah tinggal di kawasan CitraLand BSB City.
Seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan masuknya berbagai merek internasional, kebutuhan terhadap hunian bersertifikasi hijau diperkirakan akan terus tumbuh.
Inner Court Series di Serena Hill dirancang untuk memenuhi standar sertifikasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies), yang mensyaratkan penghematan minimal 20 persen pada energi, air, dan karbon material dibandingkan standar bangunan konvensional.
Bahkan, capaian efisiensi di klaster ini disebut mampu menembus 30–35 persen. Melalui penggunaan atap dan dinding terisolasi, ventilasi alami, sistem pendinginan efisien, hingga pemakaian material bangunan berinsulasi.
Total unit yang disiapkan di Serena Hill mencapai sekitar 30 unit untuk tiga tipe rumah.
Menariknya, meski belum resmi diluncurkan, sekitar 60 persen unit telah terjual, mayoritas diserap konsumen asal Semarang.
Perilaku pasar yang kini cenderung memilih unit siap huni menjadi salah satu pendorong tingginya minat tersebut.
Dari sisi harga, hunian Inner Court Series dipasarkan di kisaran Rp 1,6 miliar hingga Rp 3,5 miliar, menyesuaikan luas bangunan dan jumlah kamar.
Rincian harga per tipe juga tercantum dalam price list Desember 2025 yang dirilis pengembang sebagai acuan penjualan unit.
Kenaikan harga tanah di kawasan CitraLand BSB City sendiri tercatat stabil di angka sekitar 15 persen per tahun, dengan potensi yield sewa 5–7 persen, terutama dari penyewa warga asing dan korporasi.
Sementara itu, Head of Marketing CitraLand BSB City Semarang, Aditya Wibowo, menambahkan pihaknya juga menyiapkan berbagai program promo untuk mempermudah masyarakat memiliki hunian di Serena Hill.
“Kami masih memberikan diskon hingga Rp 200 juta untuk tipe tertentu, khususnya tipe Agatha. Unit ini juga bisa mengikuti program PPN DTP, sehingga PPN-nya ditanggung pemerintah,” jelasnya.
Selain bebas PPN, konsumen juga mendapatkan berbagai keuntungan tambahan seperti free AC dan free HM.
Promo diskon tersebut berlaku hingga Februari 2026, sementara program PPN DTP 100 persen dari pemerintah berlaku hingga Desember 2026.
Sebagai kawasan kota mandiri, CitraLand BSB City Semarang dikembangkan di atas lahan hampir 1.000 hektare di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB).
Lokasinya strategis di Semarang bagian barat, dekat bandara dan akses tol, serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang mulai dari danau dan jogging track, sekolah, perbankan, tempat ibadah, sarana olahraga, hingga pusat perbelanjaan dan kawasan komersial.
Didukung lingkungan yang sejuk, panorama danau dan pegunungan, serta posisi lahan di ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini dikenal bebas banjir dan polusi.
Prospek capital gain dan pertumbuhan nilai sewa pun dinilai terus meningkat dari tahun ke tahun seiring bertambahnya komunitas ekspatriat yang bermukim dan berbisnis di area tersebut. (fgr/web)
Editor : Baskoro Septiadi