Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sebagai Upaya Preventif, Program Pengawasan Desa Waskita Bantu Pelaporan Keuangan Desa Agar Lebih Baik

Wahib Pribadi • Selasa, 15 Oktober 2024 | 22:00 WIB
Kegiatan desa waskita yang digelar Inspektorat dihadiri Wabup KH Ali Makhsun, Inspektur Kurniawan Arifendi dan Kepala Dinpermades P2KB Pemkab Demak Taufik Rifai. (Wahibpribadi)
Kegiatan desa waskita yang digelar Inspektorat dihadiri Wabup KH Ali Makhsun, Inspektur Kurniawan Arifendi dan Kepala Dinpermades P2KB Pemkab Demak Taufik Rifai. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Dinpermades P2KB Pemkab Demak mendukung langkah preventif Inspektorat yang membuat program pengawasan desa waskita bagi pemerintahan desa di Kabupaten Demak. Melalui program desa waskita ini, diharapkan pelaporan keuangan desa bisa lebih baik lagi.

Kepala Dinpermades P2KB Pemkab Demak, Taufi Rifai mengapresiasi adanya program desa waskita tersebut. Desa waskita memberikan harapan baru agar pengelolaan keuangan desa bisa lebih transparan dan akuntabel.

"Tentu, program ini sangat membantu kami dalam melakukan pembinaan terhadap pemerintah desa terkait pelaporan keuangan desa. Bersama-sama dengan Inspektorat, kita awasi laporan keuangan desa supaya pembangunan di desa berjalan dengan baik pula,"jelasnya.

Terkait dengan program desa waskita ini, Inspektorat bersama Dinpermades pada 2024 ini menggelar pengawasan desa waskita (Gelas Dewa) untuk sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Demak. Diantaranya, di Kecamatan Guntur, Mranggen dan Sayung. Desa waskita digelar ruang Inspektorat Pemkab Demak.

Bupati Demak dr Eisti'anah menyampaikan, Gelas Dewa merupakan bentuk kreatifitas dan inovasi yang dijalankan pihak Inspektorat dalam rangka membantu pemerintahan desa agar pelaporan keuangan desa bisa berjalan dengan baik.

Menurut bupati, pengawasan ini dimaksudkan untuk mewujudkan transparansi serta partisipasi dalam pengelolaan keuangan desa. Harapannya, ke depan pengelolaan keuangan desa tidak mengalami kendala yang berarti.

"Dengan adanya inovasi ini, kita berharap pemerintah desa tidak berhadapan dengan masalah yang terkait dengan keuangan desa lagi,"ujarnya.

Menurutnya, dalam inovasi ini, program desa waskita juga membuat ajang Desa Waskita Award. Sejumlah desa menerima penghargaan atas kepatuhan dalam mengelola keuangan desa melalui sistem informasi waskita.

Kategori penghargaan ada empat. Yaitu, kategori desa dengan tingkat kepatuhan yang tinggi atau Waskita Tanpa Cidera (WTC). Lalu, ada kategori kepatuhan sedang (Waskita Madya). Serta, kategori desa yang ada dalam pengawasan (Waskita Waspada).

"Disinilah pentingnya, perlunya peningkatan sumberd daya manusia (SDM) terhadap perangkat desa supaya dapat mendukung tata kelola keuangan bisa berjalan dengan baik,"ujarnya. (Adv/web/2.511 karakter/hib)

Editor : Agus AP
#Dinkominfo Permades P2KB Demak 2024 #web