Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Implementasi Perjuangan 3 Oktober, Semua Pihak Diajak Aksi Positif

Lutfi Hanafi • Rabu, 4 Oktober 2023 | 11:10 WIB
DRAMA – Aksi teatrikal yang menggambarkan perjuangan pejuang Kota Pekalongan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah Jepang, di Monumen Juang Kota Pekalongan, Selasa malam (3/10).
DRAMA – Aksi teatrikal yang menggambarkan perjuangan pejuang Kota Pekalongan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah Jepang, di Monumen Juang Kota Pekalongan, Selasa malam (3/10).

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Setiap tahun, peristiwa 3 Oktober menjadi momen bersejarah yang selalu diperingati oleh Pemerintah Kota (Pemkot) bersama masyarakat Kota Pekalongan.

Pada momen tersebut, Walikota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengajak semua pihak berbuat positif, untuk memaknai perjuangan para pendahulu.

"Sebagai generasi penerus kita tetap berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan mengisi hal-hal yang positif,” ucap Walikota di Monumen Juang Kota Pekalongan, Selasa malam (3/10).

Hal positif tersebut, antara lain bersama-sama menghadapi permasalahan banjir, rob, sampah dan berbagai permasalahan di Kota Pekalongan.

Dengan bersinergi mengentaskan permasalahan tersebut secara bersama-sama.

Lebih lanjut, pada peringatan kemarin, selain diawali dengan upacara, juga dilanjutkan aksi teatrikal yang berjalan dengan khidmat. 

Yang mana, Sejarah perjuang pendaulu bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Kota Pekalongan. Bagaimana mereka dulu, mempertahankan kemerdekaan.

“Semua pihak terlibat tak hanya TNI dan Polri terapi juga tokoh agama dan tokoh Masyarakat,” ucap Walikota.

Untuk itu Walikota menekankan agar masyarakat bersama sadar dan berjuang, tidak lagi membuang sampah sembarangan, membuang limbah tidak pada tempatnya.

Sehingga jangan hanya ditanggung pemerintah saja. Akan tetapi semua terlibat untuk melakukan hal positif sebagai implementasi dari fakta perjuangan pada 3 Oktober ini.

Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya menyebutkan bahwa tidak semua kota punya sejarah perjuangan.

Namun Kota Pekalongan ini memiliki sejarah perjuangan yang luar biasa. Harapannya masyarakatnya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

“Warga Kota Pekalongan harus terus memiliki jiwa untuk memperjuangkan Kota Pekalongan jadi lebih baik," tuturnya.

Dandim juga memuji kepemimpinan Walikota Pekalongan , Achmad Afzan Arslan Djunaid, sebagai putera asli daerah, memiliki berbagai capaian prestasi baik penanganan permasalahan di Kota ini.

Mulai dari perencanaan tata Kota yang baik, bagus dalam menangani kasus stunting dan sampai menjadikan kota layak huni terbaik se-Jateng.(han)

Editor : Agus AP
#Pekalongan