RADARSEMARANG.ID - Ramalan soal terjadinya gempa megathrust di Indonesia tentunya menimbulkan rasa cemas dan kepanikan masyarakat.
Informasi ini bahkan telah disampaikan secara terbuka oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Bahkan, seorang anak indigo terkenal ikut memberikan pandangannya tentang kemungkinan terjadinya gempa Megathrust ini.
Ia menyatakan bahwa ramalan ini adalah kenyataan yang harus diakui, dan Indonesia perlu bersiap menghadapi potensi ancaman.
"Saya melihat dalam pandangan saya bahwa memang gempa itu pasti terjadi," ungkapnya, yang dikutip dari chanel YouTube Steven Ivander belum lama ini.
Dia menyatakan bahwa fenomena Megathrust akan terjadi di beberapa lokasi, namun tidak akan sebesar yang dilaporkan dalam berita.
Steven Ivander menjelaskan, "Megathrust ini akan mengguncang beberapa titik, tetapi tidak seintimidasi yang diberitakan”.
Dalam pandangannya, terdapat beberapa daerah yang berpotensi mengalami tsunami dengan intensitas yang bervariasi.
Beberapa di antaranya akan mengalami tsunami dengan skala cukup besar, sementara yang lainnya akan menghadapi tsunami kecil.
Meski demikian, Steven Ivander mengungkapkan bahwa potensi terjadinya tsunami ini tidak sekuat yang diperkirakan sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa "Tsunami ini tidak sebesar yang diperkirakan, dan tidak se-menakutkan yang dibayangkan."
Di sisi lain, Steven Ivander juga menyampaikan kemungkinan terjadinya megathrust di wilayah Indonesia masih memiliki peluang tidak terjadi.
Ia menyebutkan bahwa "Penerawangan megathrust ini memiliki kemungkinan sekitar 30 hingga 40 persen".
Steven menambahkan bahwa pandangannya semakin kabur, yang menunjukkan bahwa ancaman gempa megathrust mungkin tidak akan menjadi nyata.
Ia mengungkapkan, "Semakin kita merasa ingin tahu dan bersiap, semakin kabur pandangan saya, seolah-olah alam memberikan perlindungan kepada kita."
Editor : Baskoro Septiadi