RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus mendapatkan limpahan dukungan dari rakyat Indonesia yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi.
Para pemilih maupun pendukung yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi cenderung memilih Prabowo-Gibran dibandingkan Ganjar.
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman mengatakan, masyarakat Indonesia yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi mulai beralih dukungan dari Ganjar ke Prabowo-Gibran.
Hal tersebut semakin menguatkan posisi Prabowo-Gibran baik secara nasional maupun di wilayah Jawa Tengah.
“Ceruk pemilih orang yang puas terhadap Jokowi itu kemudian mulai teralihkan dari Pak Ganjar ke Pak Prabowo, khususnya di 3 ceruk. Pertama Jawa Tengah, terkoreksi,” kata Ikrama, dalam keterangannya, Kamis (23/11/2023).
Seperti diketahui, berdasarkan kepada data terbaru yang telah dirilis LSI Denny JA periode 6-13 November 2023, rakyat Indonesia yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi cenderung memilih Prabowo-Gibran.
Berdasarkan kepada survei tersebut, ada kenaikan pada pemilih yang puas dengan kinerja Jokowi terhadap Prabowo-Gibran.
Di dalam survei tersebut, pada Oktober 2023, rakyat Indonesia yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi dan mendukung Prabowo-Gibran ada di angka 37,9 persen.
Angka itu semakin menguat menjadi 42,4 persen pada November 2023 atau ada kenaikan sebesar 4,5 persen.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Mampu Raup Dukungan Massa dari Dua Kubu di Pilpres 2024
Ikrama melanjutkan, selain adanya kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi, berpasangannya Prabowo dengan Gibran berpeluang besar menarik suara milenial di Pilpres 2024.
Gibran yang berasal dari kalangan muda, berpotensi besar memberikan dampak elektoral yang signifikan kepada Prabowo-Gibran.
“Kemudian tentu milenial karena kalau kita pakai definisi umur yang satu-satunya ceruk milenial ya Mas Gibran sehingga dari ceruk itu ada korelasi,” imbuhnya.
Baca Juga: Warga Jateng Semakin Menguat ke Prabowo-Gibran
Di dalam survei yang sama, pemilih milenial terus menunjukkan penguatan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
Pada Oktober 2023, dukungan milenial kepada Prabowo-Gibran berada di angka 36,9 persen.
Angka itu semakin merangkak naik menjadi 38,5 persen pada November 2023.
Atau dengan kata lain adanya kenaikan dari milenial yang mendukung Prabowo-Gibran sebesar 1,6 persen.
Baca Juga: Politik Santun dan Gembira Prabowo-Gibran Membuat Dukungan Generasi Z dan Milenial Melimpah
Terakhir, menurut Ikrama, adanya serangan dari kubur Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan PDIP kepada Presiden Jokowi.
Ia menuturkan, adanya serangan kepada Presiden Jokowi turut membuat pendukung Jokowi yang awalnya mendukung Ganjar mulai beralih ke Prabowo.
“Jadi memang migrasi ini banyak dan mempercepat proses imigrasi ini ya termasuk bantuan PDIP dan Ganjar-Mahfud. Dengan tentu mulai membandingkan mulai men-downgrade dengan aneka, termasuk dengan isu-isu yang belakangan publik banyak ketahui isu dinasti,” pungkas Ikrama. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi