RADARSEMARANG.ID, MALANG – Pikiran Sutini berkecamuk. Dia syok gara-gara bagian depan rumahnya di Jalan Raya Bantur, Kecamatan Bantur, dihantam sebuah truk.
Apalagi saat melihat puluhan orang terkapar. Dia makin terkejut.
Namun, di satu sisi, dia layak bersyukur. Sebab, pada jam-jam saat insiden itu terjadi, biasanya wanita 63 tahun itu sudah beraktivitas.
”Biasanya tengah malam (saya) bangun untuk mengangkat lontong, tadi malam kok lupa membuat,’’ katanya. Akibatnya, dia tidak berjualan di warung yang jadi satu dengan rumahnya itu.
Ya, insiden yang terjadi kemarin (8/10) sekitar pukul 00.30 tersebut memang fatal. Dua di antara 31 penumpang truk itu meninggal.
Mereka adalah Adi Cahyanto, 35, dan Mokhammad Ali, 44. Keduanya merupakan warga Desa Wadanpuro, Kecamatan Bululawang.
Sementara itu, sejumlah penumpang lain luka-luka.
’’Kedua korban mengalami luka berupa benturan di kepala,’’ kata Kanitgakkum Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruna.
Insiden itu berawal saat truk bernopol N 8892 DD yang dikemudikan Mokhammad Zainul Kirom membawa 31 orang di bak belakang yang hendak berwisata ke salah satu pantai di Malang Selatan.
Truk itu beriringan dengan dua mobil pikap yang membawa perlengkapan.
Tiba-tiba, truk tersebut lepas kendali. Hingga akhirnya truk itu menabrak bagian depan rumah Sutini dengan kecepatan tinggi.
Sontak, kejadian tersebut bikin gempar. Satu per satu korban ditepikan. Lalu dievakuasi ke Puskesmas Bantur dan Wonokerto. (pri/c12/ris)
Editor : Agus AP