RADARSEMARANG.ID - Menjadi genre yang mengusung idealisme kesetaraan masyarakat, punk erat kaitannya dengan spirit perlawanan terhadap penindasan.
Banyak dari band punk yang turut menyatakan pandangan progresif dalam lagu-lagu buatan mereka.
Mereka menjadikan musik tak hanya sebuah hiburan semata, namun juga memiliki pesan tersirat yang ingin disampaikan oleh pembuatnya kepada khalayak umum.
Hal ini juga membuktikan jika musik punk bukan hanya noise atau ributnya instrumen dan teriakan sang vokalis saja, namun lebih dari itu punk turut serta membawa pesan berarti bagi masyarakat.
Namun selain lirik, banyak juga band-band yang menyuarakan idealisme dan protesnya lewat tindakan nyata.
Seperti Thurston Moore dari Sonic Youth yang menyuarakan pemboikotan produk Israel dan Rage Against The Machine
Di Indonesia juga ada band yang menyuarakan protesnya lewat tindakan langsung, lewat tindakannya ini mereka terkenal dengan sebutan punk agraria.
Ialah Sukatani, band punk new wave asal Purbalingga, Jawa Tengah. Duo musisi yang menutup mukanya dengan balaclava ini kerap berbagi sayuran saat sedang perform.
Aransemen lagu mereka sangat terdengar new wave, generasi baru dalam genre yang kental dengan permainan sound yang ciamik.
Menggunakan dialek Banyumas-an, keduanya memiliki sebuah ciri khas gampang dibedakan dari band lainnya yang beraliran sama.
Beranggotakan Ovi atau dengan nama panggungnya Twister Angel, bersama dengan Al yang juga kerapkali dikenal dengan nama Electroguy.
Band ini lahir dari keinginan bermusik Ovi yang merasakan sulitnya perjuangan seorang buruh dalam menghidupi kebutuhannya.
Baca Juga: Konsisten Wagu dan Nyeleneh, Band Raprox Kini Tersisa Dua Personel
Belum lagi berbagai persoalan politik yang kian hari hanya mempersulit para kelas pekerja yang mati-matian bertahan hidup seadanya.
Mereka berdua mengenakan pakaian yang identik dengan musik punk, tak lupa balaclava yang selalu dikenakan dan menjadi ciri khas.
Selain gimmick, balaclava ditujukan sebagai bentuk simbol perlawanan ala Sukatani berarti bentuk anonimitas yang bisa dikenakan siapapun untuk memperjuangkan sesuatu yang harus diperjuangkan.
Band ini identik dengan dunia pertanian dan perjuangan agrarisme dalam melakukan aksinya, beberapa lirik menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pertanian bagi kehidupan serta sebagai wujud terima kasih kepada para petani atas kerja keras mereka dalam menjaga ketahanan pangan.
Sukatani berharap para petani mendapatkan keadilan serta kesejahteraan, karena petani adalah penghasil pangan dan penjaga lingkungan.
Mereka juga dikenal sering bagi-bagi sayuran dan berbagai hasil pertanian saat sedang perform di atas panggung.
Source: Frunks (TikTok), lpmhayamwuruk.org
Editor : Baskoro Septiadi