RADARSEMARANG.ID- Memiliki merchandise dari suatu band favorit merupakan hal kebanggaan dari para fans-fans band tersebut.
Seperti kaos, jaket, album fisik, vinyl. ataupun pernak-pernik yang menggambarkan karya dari band yang kita sukai.
Tetapi bagaimana jika sebuah band memiliki merchandise yang merupakan sebuah jenglot? hal ini tentunya merupakan sebuah hal unik tetapi disisi lain juga membuat orang penasaran.
Jenglot sendiri merupakan boneka ataupun humanoid berbentuk mirip manusia yang memiliki ukuran kecil bervariasi (sekitar 10–20 cm).
Berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi) dan berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat serta memiliki rambut dan kuku yang panjang.
Beberapa orang mempercayai bahwa Jenglot merupakan jelmaan manusia, atau siluman yang mewujudkan dengan benda membentuk sesuatu yang menyeramkan bagi kalangan tertentu.
Bagi sebagian masyarakat memilih untuk menghindari dan tidak terlibat dengan sosok kecil yang menjadi urban legend di Indonesia ini.
Baca Juga: Seperti Haruka Nakagawa, Inilah Member AKB48 yang Ditransfer ke KLP48 Jelang Debutnya
Beda dengan Band asal Bandung, Leipzig yang memilih untuk menjadikan jenglot sebagai daya tarik penjualan dari album mereka.
Band ini adalah band bergenre Post-punk revival, genre yang sudah tak terlalu sering terdengar di kancah musik underground.
Band ini terkenal dengan performnya yang liar dan gahar, mereka memiliki beberapa lagu yang menarik untuk didengarkan bagi pecinta musik underground.
Seperti Nothing Grand, Nothing Fun, Menunggu Begal dan Fokus Dina Parab.
Leipzig terbentuk pada tahun 2021 yang beranggotakan Mario sebagai vocal, Ryan Arman sebagai gitaris, Mirza sebagai Bassist dan back vocal dan Iman Amarullah sebagai drummer.
Mereka gampang dikenal melalui bendera bergambar Harimau Siliwangi yang mereka bawa kemana-mana saat melakoni tour.
Yang unik, band asal Bandung ini melakukan penjualan album fisik terbaru mereka yang bertajuk Coltrane Brigade Communique dengan tambahan figur jenglot.
Tetapi untuk membeli bundling free jenglot ini hanya dilakukan oleh pembeli yang melakukan COD (Cash On Delivery) dan juga terbatas, ada yang tertarik membeli?
Editor : Baskoro Septiadi