Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Rabu 3 April 2024, Sebagian Wilayah Magelang Hujan Abu

Baskoro Septiadi • Rabu, 3 April 2024 | 17:40 WIB
Visuali penampakan Gunung Merapi pagi tadi pas mengeluarkan awan panas guguran (APG), Rabu (3/4) pagi.
Visuali penampakan Gunung Merapi pagi tadi pas mengeluarkan awan panas guguran (APG), Rabu (3/4) pagi.

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada Rabu (3/4) sekitar pukul 06.26 pagi tadi. Hal ini mengakibatkan sebagian wilayah di Kabupaten Magelang terjadi hujan abu.

Berdasarkan data yang didapat Jawa Pos Radar Semarang dari MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report, BPPTKG), terjadi awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi pada 3 April 2024, pukul 06.26 dengan amplitudo max 48 mm.

Durasi 171,32 detik, dengan estimasi jarak luncur maksimal 1.700 meter ke barat daya, arah angin ke barat.

Petugas Pemantau Gunung Merapi di Pos Babadan, Yulianto, menyampaikan wilayah yang terkena hujan abu akibat terjadi guguran awan panas tersebut antara lain di sebagian Kecamatan Dukun dan Kecamatan Sawangan.

Ia menyebutkan untuk Kecamatan Dukun yang terjadi hujan abu antara lain di Desa Sewukan dan Krinjing. Sedangkan di Kecamatan Sawangan antara lain Bawangan dan Tlatar.

Ia menyampaikan masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.

Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini Level III (siaga), dengan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh lima kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal tujuh kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol lima kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak.

Sementara itu, Carik Desa Kapuhan Sarwadi mengatakan, untuk hujan abu ini terjadi kurang lebih hampir satu jaman. Tadi sekitar 06.30, dan kondisi juga cukup tebal hujan abunya.

“Ini di depan balai desa lumayan kandel, dan kelihatan putih-putih,” ujarnya. (rfk/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#gunung merapi #awan panas