Kepala Dishub Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menyebutkan, terjadi peningkatan 11 persen atau 9.743 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya. Pada 19 April jumlah kendaraan yang keluar-masuk terhitung 81.682 kendaraan.
"Kita prediksi, justru terjadi penurunan yang signifikan sebesar 8-10 persen terhadap jumlah kendaraan pada 21 April, karena persiapan menjelang Idul Fitri," jelas Candra, Jumat, (21/4).
Di sisi lain, ia memprediksi terjadi kepadatan lalu lintas di lingkar luar. Yakni Simpang Artos, Simpang Kebonpolo, Simpang Canguk pada waktu tertentu (peak hours). "Untuk kepadatan lalu lintas dalam kota di sepanjang Jalan Pemuda (Pecinan), dan sekitaran wilayah alun-alun," terangnya.
Kepadatan lalu lintas di dalam kota ini dipengaruhi oleh aktivitas warga Magelang yang ingin menikmati suasana malam takbiran di pusat kota. Meskipun takbir keliling tidak dibolehkan.
Selain itu, kata Candra, masih banyak warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.
Selama arus mudik dan Lebaran, Dishub Kota Magelang fokus melakukan pengamanan dan patroli di dalam kota. Selain mengurai arus lalu lintas, juga melakukan pembinaan kepada petugas parkir. Terutama soal kerapihan penataan kendaraan dan memperhatikan kapasitas kantong parkir. Jangan sampai kendaraan meluber ke jalan, dan membuat arus lalu lintas tersendat.
"Kita berikan edukasi agar mereka tertib, dan tidak menarik uang parkir yang berlebihan," tandasnya.
Sedangkan patroli di jalan luar kota akan dilaksanakan setelah Lebaran. "Kita prediksi jalan-jalan luar akan ramai setelah Lebaran," imbuhnya.
Pihaknya mengimbau agar pengendara tetap mematuhi rambu lalu lintas, dan berhati-hati dalam berkendara. (put/bas) Editor : Agus AP