RADARSEMARANG.ID, Semarang - Komunitas Gundam Bestie (KGB) Semarang menjadi wadah bagi pecinta mainan model kit atau figure berbahan plastik jenis Gundam. Untuk dapat berbagi ilmu tentang seluk beluk mainan yang masih digemari dewasa sampai anak-anak tersebut.
Gundam merupakan salah satu jenis model kit yang memiliki penggemar banyak. Bentuknya robot yang menyadur dari manga dan anime Jepang.
Saat ini sudah memiliki puluhan seri. Sebut saja seri Gundam Age, Gundam Wing, Iron Blooded Orphans dengan Barbatosnya, The Witch From Mercury dengan Aerialnya.
"Berdiri tahun 2021 tepatnya tanggal 1 April. Awalnya cuma kelakar April Mop, tapi kemudian diseriusin. Pemrakarsanya namanya im Dudy Rosidhy di Jakarta," kata salah satu admin KGB, Daniel Andika saat ditemui Unicorn Toys, Semarang.
Pria 41 tahun ini menjelaskan, bersama rekannya bernama Dudy dan lainnya berinisiatif membentuk komunitas baru dengan konsep yang sedikit beda.
Ternyata hal itu disambut baik oleh rekan lain di berbagai wilayah Indonesia sehingga dibuat grup Facebook yang sekarang bernama Komunitas Gundam Bestie II.
"Admin sudah menyebar ada di Jakarta, Semarang, Klaten, Malang, Banjarmasin, Bali, Kutoarjo. Kalau anggota sudah hampir 2.000," jelasnya.
KGB saat menjaring anggota dari sosial media yakni Facebook. Di platform ini pula, anggota boleh membahas seluk beluk model kit, tidak hanya Gundam. Grup tersebut juga diikuti oleh modeler profesional yang sering berbagi tips merakit model kit.
"Kita pakai nama Bestie agar bisa encer bisa saling curhat saling bercanda. Jadi nggak kaku antara member dan admin," tambahnya.
Selain itu, member bisa bagi-bagi ilmu toys foto, editing, ngerakit, ataupun repaint. Bahkan lanjut dia, Di Jakarta kita akan adakan workshop tutorial repaint dari modeler Don Waskito.
"Jadi kita bisa dapat ilmu juga. Kita pengen sharing. Yang master bisa tularkan ilmu," ujarnya.
Agustus lalu, KGB berhasil menyelenggarakan Indonesia Mecha Championship di Mall of Indonesia Jakarta yang menggandeng distributor resmi Gundam, pesertanya dari berbagai wilayah di Indonesia.
Grup ini setiap bulan rutin mengadakan giveaway di grup Facebook dengan sayembara misalnya postingan tentang model kit, toys photography, bahkan sayembara meroasting para admin untuk seru-seruan.
"Dari awal terbentuk sudah ada giveaway setiap bulan. Kita ingin sharing. Ada saja donatur yang memberi untuk sesama penghobi. Pernah juga kita hadiah giveawaynya Gundam skala MG," ujar bapak dua anak itu.
Anggota di KGB mayoritas orang dewasa, bahkan banyak yang sudah berkeluarga. Termasuk Daniel yang sudah memiliki 300 model kit, hobi ini sendiri sudah ia geluti sejak 26 tahun lalu.
"Dulu kenal sejak SMP, saat itu Gundam Ashtaron. Koleksi sudah ratusan, sekitar 300-an. Aku itu suka merakit, kadang kalau sudah bosen ya dijual," katanya.
Baca Juga: Minim Event, Perkembangan Parkour Semarang Kembang Kempis
Lain halnya dengan Nugraha Elka. Pria 34 tahun ini dikenal sebagai Ai Pratama, yang menerima menerima pesanan merakit dan custom model kit yang ternyata cukup banyak pelanggannya. Ilmu-ilmu dari KGB juga dia terapkan dalam hobinya yang kini bisa menghasilkan cuan itu.
"Aku terima rezeki dari gundam, dari rakit, terima custom-custom juga dan ngecat gundam. Lumayan kalau cuma sekedar rakit dan itu pun tergantung size, kalo HG skala 1/144 reguler pada umumnya yah aku bandrol Rp 75 ribuan, kalau skala 1/100 bisa Rp 100-150 ribuan, tergantung banyak sedikit part runner," ujar Ai.
Angling Adhitya anggota lainnya, mengaku suka Gundam sejak kecil. Namun karena dia berasal dari keluarga kurang mampu, mau tidak mau hanya bisa menikmati dari layar kaca.
Setelah punya penghasilan, barulah ia mampu memberi sendiri. "Setelah kerja sekarang malah nggak tahu diri. Beli terus," kenangnya.
Angling tergabung di KGB karena diajak Ai Pratama. Bahkan Ai yang meracuninya membeli Gundam. Menurutnya dengan ikut komunitas, bisa memiliki manfaat yakni pengetahuan baru merakit Gundam.
"Dari cara ngilangin bekas potongan sampe repaint bahkan cara cari alat rakit yang murah.. Pernah juga menang giveaway dan g nyangka hadiahnya banyak.. Dapet dua gundam sama kaos.. Kaget aja," akunya. (den/fth)
Editor : Baskoro Septiadi