Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mencicipi Tiram Bakar Berlumuran Bumbu Rempah ala Kedai Kerang Melet Semarang

Muhammad Iqbal Amar • Minggu, 24 Desember 2023 | 18:26 WIB
Kerang Melet kuliner spesialis tiram bakar dengan bumbu rempah nusantara. M. IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG
Kerang Melet kuliner spesialis tiram bakar dengan bumbu rempah nusantara. M. IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID - Olahan tiram bakar Kerang Melet menambah khazanah kuliner Kota Semarang.

Para pencinta oyster bisa mencicipi tiram bakar satu ini yang diolah dengan spesialis bakar bertabur bumbu rempah. Cita rasa gurih, tekstur daging kenyal dan empuk mampu memanjakan lidah penikmatnya.

Kedai Kerang Melet spesialis tiram bakar ini dapat dijumpai di Jalan Kedungmundu No.136, Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Meski tergolong baru berdiri sejak awal September 2023, kuliner seafood ini sudah ramai pengunjung.

 Baca Juga: Lezatnya Tiram Bakar di Pantai Ngebum Kendal, Rasa Gurih, Kenyal dan Manis Lumer di Mulut

"Tak hanya Semarang, luar kota seperti Jakarta pun kesini. Selain itu juga sering dikunjungi food blogger karena kita promosinya lewat media sosial," ujar pengelola Kedai Kerang Melet Ida.

Tiram bakar diolah dengan cara dibakar langsung kemudian dilumuri bumbu rempah. Sebelumnya dicuci terlebih dahulu, dikukus, dan dibuka satu persatu. Disajikan dengan kondisi masih panas dengan lumuran bumbu rempah yang menggoda.

Menurutnya, ide bisnis tiram bakar di Kota Semarang cukup strategis. Sebab, belum banyak kuliner olahan tiram menjamur.

Terlebih, ciri khas yang ditonjolkan tiram bakar Kerang Melet ini adalah bumbu rempah yang melimpah.

"Kami nggak pakai bumbu instan. Murni racikan bumbu rahasia rempah-rempah nusantara," jelas Ida.

 Baca Juga: Pecinta Durian Wajib Coba! Cita Rasa Manis Pahit Durian Nenek Jepara

Kerang Melet buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga stok kerang habis. Jika weekday, bisa menghabiskan 15 karung tiram atau setara lebih dari 1000 tiram.

Beda lagi saat weekend hampir dua kali lipatnya atau 2000 kerang. "Paling cepat habis pukul 22.00 WIB kadang juga sampai pukul 00.00 WIB," tandasnya.

Saat ini, lanjut Ida, pihaknya memang hanya menyajikan satu menu yakni spesialis tiram bakar. Namun tidak menutup kemungkinan kedepannya bakal mengeksplor beragam jenis seafood lainnya.

Beberapa varian berdasarkan besaran porsi terdiri dari small (5 tiram), medium (8 tiram), dan 1 meter (12 tiram) dengan ranges harga mulai Rp. 23 ribu-Rp. 40 ribu. Selain menu utama, juga disediakan nasi, es teh, dan soft drink.

Tersedia dua jenis tempat yakni indoor dan outdoor dengan kapasitas total hingga 100 orang. Tenant outdoor terdiri dari tiga tenda sedangkan indoor digunakan agar pengunjung nyaman ketika hujan turun.

"Selama ini kan tiram itu dikenal sebagai makanan yang mahal. Nah kita ingin menyajikan citarasa bintang lima dengan harga kaki lima," tutur Ida. (mia/ton)

Editor : Baskoro Septiadi
#oyster #kerang #tiram