RADARSEMARANG.ID - Kedai Pinara memiliki cara unik untuk menarik pengunjung. Yaitu dengan memanggil customer dengan gaya khas dan nyentrik.
Kenyentrikan itu membuat warga berdatangan termasuk artis Ibu Kota untuk menikmati kuliner di Kota Semarang.
Kedai Pinara berada di GOR Tri Lomba Juang, Mugassari, Semarang. Tempat ini sempat viral lantaran memanggil nama pelanggan dengan aksi nyeleneh.
Selain diiringi dengan nyanyian, jogetan, juga celotehan yang mengundang gelak tawa. Bahkan pria gondrong yang beken disapa Mentik Wangi menunjukkan gimik lucu khasnya dengan lambaian tangan.
Justru itulah menjadi daya tarik dan hiburan bagi pengunjung. Pria bernama asli Bobon itu rupanya pemilik kedai tersebut.
Beberapa artis Ibu Kota pernah mampir. Di antaranya Sheila on 7, Kotak, Morfem, Coki Pardede, Abidzar Al-Ghifari, Baskara Mahendra, Adipati Dolken, Vino G Bastian, TBA Official, hingga mantan personel Coboy Junior. Mereka penasaran dan mampir ke Kedai Pinara saat berkunjung ke Semarang.
Gaya Mentik Wangi cukup membuat pengunjung terhibur dan suasana pecah. Terkadang, pelanggan saling bersahutan ketika mendengar panggilan unik. Seperti ketika Mas Mentik memanggil "atas nama orang sukses" disambut teriakan pengunjung "aamiin".
Lalu panggilan lain seperti "atas nama ayang", "atas nama satria baja hitam", "atas nama calon istriku", dan kata-kata yang tengah nge-hype di jagat Maya seperti "atas nama cukurukuk kiw kiw" serta masih banyak panggilan unik lainnya.
Kedai Pinara menjadi destinasi kuliner Kota Semarang memanjakan lidah para pecinta Chinese Food atau kuliner khas China yang halal.
Mulai beragam olahan ayam Szechuan, lada hitam, hingga asam manis. Juga beragam olahan udang, cumi, nasi goreng, bakmi, kwetiaw, bihun, capcay, dan Fuyunghai.
Sementara minuman yang tersedia yaitu air mineral, es jeruk, dan es teh. Harga menu makanan cukup terjangkau. Pasalnya, dengan harga Rp. 15-20 ribu sudah bisa merasakan kuliner Chinese Food. Sementara minuman dibanderol mulai Rp. 3-5 ribu.
"Dijamin halal 100 persen. Kita pastikan tanpa angciu, arak gentong, ataupun sake," terang pria yang akrab disapa Mas Mentik itu.
Kedai ini dibangun dengan dominasi warna merah dan biru. Begitu juga dengan ornamen, dekorasi, serta hiasan kental dengan tema ala oriental khas China. Tersedia ruangan ber AC untuk mendukung kenyamanan pelanggan.
Jika penuh, pengunjung yang datang belakangan harus rela duduk di outdoor. Kedai beroperasi mulai pukul 17.00 WIB -01.00 WIB. Tempat ini selalu ramai dan membludak hingga membuat pengunjung harus rela berdiri untuk mengantre.
Owner Kedai Pinara, Mas Mentik sudah berpengalaman di bidang Food and Baverage sejak 2010. Sejak awal ia bertekad menciptakan menu makanan resto yang enak dan dapat dinikmati semua orang. Kedai Pinara didirikan tahun 2020.
"Saya coba lagi buka usaha f&b tapi masih gagal. Akhirnya ada dorongan kerjasama dari sahabat saya untuk membuka kembali pada 2022," tuturnya.
Salah satu pengunjung Dhea Dhevana cukup puas menuruti rasa penasarannya. Ia sengaja datang ingin membuktikan sendiri yang ia lihat di lini masa media sosialnya. Ini merupakan ketiga kalinya ia merasakan keseruan pelayanan Kedai Pinara.
Menurutnya, sebagai mahasiswa tergolong ramah di kantong dapat merasakan sensasi masakan Chinese Food. Ia memesan ayam lada hitam dan sapo tahu.
"Seru suasananya meriah itung-itung hiburan. Spontan sama temen-temen nulis di price list menunya 'orang-orang sukses' jadi ketika dipanggil sontak jawaban kami 'aamiin'," akunya sambil tertawa.
Pengunjung lain, Reyhan Anggara mengaku kali pertama berkunjung merasa puas. Selain masakan yang terbilang nikmat dan murah ia juga menikmati aksi pelayan-pelayan yang gokil.
"Meski harus menunggu hampir satu setengah jam, tapi tidak keberatan karena terhibur saat para customer dipanggil menjadi hiburan tersendiri," akunya. (mia/fth)
Editor : Baskoro Septiadi