RADARSEMARANG.ID — Gus Iqdam merupakan pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah.
Ia juga pengurus dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kabupaten Blitar.
Gus Iqdam dikenal masyarakat luas sebagai pendakwah milenial, yang kocak, lucu, dan mudah berbaur dengan semua kalangan usia.
Mulai dari usia muda hingga sampai dengan usia tua.
Sosok Profil Gus Iqdam
-Nama asli : Muhammad Iqdam Kholid
-Tempat lahir : Blitar, Jawa Timur
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026: Jumat 19 Juni 2026, Lokasi Stadion, Grup, Negara yang Bertanding
-Tanggal lahir : 27 September 1994
-Usia : 30 tahun
-Nama ayah : KH Kholid
-Nama ibu : Lanratul Farida
-Istri : Aning Nilatin Nihayah
Pada 2018, Gus Iqdam mendirikan Majelis Taklim Sabilu Taubah yang awalnya hanya memiliki 7 jamaah.
Baca Juga: 10 Hal Penting Penentu Pencairan TPG 2026 Bulanan di Info GTK 2026 yang Wajib Valid Bapak Ibu Guru
Tetapi setelah namanya dikenal karena konsep ceramahnya, majelis tersebut memiliki jamaah lebih dari 60.000 orang dari seluruh pelosok negeri.
Masa kecil Gus Iqdam dihabiskan untuk belajar ilmu agama Islam bersama pamannya yaitu KH Dliyauddin Azzamzami.
Kemudian Gus Iqdam melanjutkan pendidikan agamanya di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri di bawah asuhan KH Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar.
Kemudian di tahun 2021, Gus Iqdam menikah dengan Nilatin Nihayah yang merupakan anak dari salah satu kyai besar di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, almarhum KH Toha Widodo Zaini Munawwir.
Baca Juga: Tahapan Krusial Alur Pencairan TPG April 2026 dari Cut Off Sampai Masuk Rekening Guru
Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Ahmad Novel Zubaidi Al Munawwir.
Pada latar belakangnya, Gus Iqdam diketahui sebagai anak bungsu dari KH Kholid.
Ayahnya tersebut dikenal luas sebagai seorang kyai di Pondok Mamba’ul Hikam II Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Ibu Gus Iqdam, Nyai Lanratul Farida, juga bukan orang sembarangan.
Ia adalah salah satu putri dari kiai kharismatik, KH Zubaidi Abdul Qofur yang merupakan Mursyid Toriqoh di Jawa Timur.
Kendati berasal dari keluarga religius, Gus Iqdam dulunya dikenal sebagai anak yang nakal dan hobi balap motor.
Baca Juga: Tahapan Krusial Alur Pencairan TPG April 2026 dari Cut Off Sampai Masuk Rekening Guru
Namun, atas dorongan sang ayah Gus Iqdam pun bersedia untuk mondok.
Awalnya, ia hanya ingin memenuhi permintaan sang ayah.
Akan tetapi, lambat laun Gus Iqdam memahami pentingnya pendidikan agama dan memutuskan untuk serius belajar.
Seiring waktu Majelis Ta’lim Sabilu Taubah banyak dikenal.
Baca Juga: Tahapan Krusial Alur Pencairan TPG April 2026 dari Cut Off Sampai Masuk Rekening Guru
Hal ini membuat jemaahnya terus bertambah pesat.
Menurut beberapa sumber, ada banyak jamaah Gus Iqdam yang berasal dari orang-orang luar pesantren dan awalnya tidak paham ilmu agama.
Kendati berasal dari keluarga religius, Gus Iqdam dulunya dikenal sebagai anak yang nakal dan hobi balap motor.
Namun, atas dorongan sang ayah Gus Iqdam pun bersedia untuk mondok.
Awalnya, ia hanya ingin memenuhi permintaan sang ayah.
Akan tetapi, lambat laun Gus Iqdam memahami pentingnya pendidikan agama dan memutuskan untuk serius belajar.
Baca Juga: Lowongan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum 2026 Seluruh Indonesia, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Ia kerap viral karena gaya dakwahnya yang khas.
Pengajian Gus Iqdam tidak pernah sepi jamaah yang hadir.
Ratusan hingga ribuan jamaah selalu hadir memadati pengajian yang diisi oleh gus asal Blitar itu.
Berbagai daerah ia sambangi dalam agenda pengajiannya.
Gus Iqdam makin mengukuhkan dirinya sebagai pendakwah muda yang sedang naik daun.
Buktinya, jadwal pengajian pendiri Majelis Sabilu Taubah itu selalu dinantikan.
Majelis Sabilu Taubah terlahir pada tanggal 7 desember 2018 dari ide dan gabungan 7 orang yang sering nongkrong di angkirngan atau sering disebut garangan.
5 bulan kemudian jamaah bertambah 40 orang yang kebanyakan pecinta orang tua dan topi miring.
Tahun 2019 bertambah 600 orang namun masyarakat masih bingung aliran apa ini.
Karena kebanyakan tatoan, tindikan, rambutnya gramasoan.
Tahun 2020 terjawab sudah jamaah bertambah menjadi 3 ribuan.
Hingga saat ini rutinan malam jum’at dan malam selasa sudah istiqomah diikuti anak-anak sampai dengan orang dewasa.
Menurut beberapa sumber, ada banyak jamaah Gus Iqdam yang berasal dari orang-orang luar pesantren dan awalnya tidak paham ilmu agama.
Namun, sesuai tujuannya mendirikan Majelis Ta’lim sebagai tempat mengaji bagi orang-orang luar, Gus Iqdam pun tidak merasa keberatan.
Pengajian dan dakwah rutin yang dilakukan biasa dikenal sebagai kata-kata “ Dekengan Pusat ”.
Cara dakwah beliau banyak disukai lapisan masyarakat abangan yang belum tahu agama dan mau belajar.
Komunitas tersebut sering disebut dengan garangan atau ST Nyell.
Bahkan jamah dari non muslim banyak yang datang.
Setiap pengajiannya diadakan talk show kepada para jamaah yang hadir dari jauh.
Tidak terkecuali jadwal pengajian Gus Iqdam selama bulan ini, hal itu setidaknya bakal mengisi pengajian di lokasi berbeda.
Namun, sesuai tujuannya mendirikan Majelis Ta’lim sebagai tempat mengaji bagi orang-orang luar, Gus Iqdam pun tidak merasa keberatan.
Pada aktivitas dakwahnya, Gus Iqdam disukai banyak jamaah karena ciri khas penyampaian ilmu yang lemah lembut, sopan dan lucu.
Pengajian dan dakwah rutin yang dilakukan biasa dikenal sebagai kata-kata “ Dekengan Pusat ”.
Cara dakwah beliau banyak disukai lapisan masyarakat abangan yang belum tahu agama dan mau belajar.
Komunitas tersebut sering disebut dengan garangan atau ST Nyell.
Bahkan jamah dari non muslim banyak yang datang.
Setiap pengajiannya diadakan talk show kepada para jamaah yang hadir dari jauh.
Selain itu mereka juga mendapatkan hadiah berupa uang atau barang berharga lainnya.
Dakwah Gus Iqdam selama ini tak hanya di kalangan santri saja.
Ia bahkan juga merangkul orang-orang jalanan, kaum marginal, bahkan kriminal.
Semua kalangan dirangkulnya dengan lembut dan pesan agama yang tak terkesan memaksa atau menggurui.
Atas kerendahan itu, Gus Iqdam kini begitu digandrungi anak-anak muda tak hanya santri pondok pesantren.
Berikut ini Jadwal Gus Iqdam 2026
Hari Sabtu, 11 April 2026
Lokasi Halaman Balai Desa Sumbersari Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal
Jam 20.00 WIB - Selesai
Acara: Halal Bihalal Pemerintah Desa Sumbersari
Hari Selasa, 14 April 2026
Lokasi Alun-alun Jepara
Jam 19.00 WIB- Selesai
Baca Juga: Gaji Ke-13 ASN Masih Dikaji, komponen dan Rincian gaji ke-13 bagi PNS, PPPK, TNI, Polri, Pensiunan
Acara: Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara
“Ilmu itu bagaikan binatang buruan, sedangkan pena adalah pengikatnya, maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.” - Imam Syafi’i.
Sebarluaskan, ajaklah teman, kerabat, dan keluarga menghadiri majelis yang penuh berkah ini. (fal)
Editor : Agus AP