Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

10 Manfaat Kecombrang untuk Kesehatan dari Menghilangkan Bau Badan sampai Mencegah Kangker

Tasropi • Rabu, 22 Mei 2024 | 05:38 WIB
Kolase Tanaman Kecombrang.
Kolase Tanaman Kecombrang.

 

RADARSEMARANG.ID, KEANEKARAGAMAN hayati Indonesia memang tidak perlu diragukan sebagai salah satu yang tertinggi di dunia.

Beberapa jenis tanaman merupakan tanaman yang bisa dimakan, edible. Dan bagian yang dimakan ini bisa dari umbi, batang, buah daun sampai dengan bunga.

Bunga umumnya digunakan sebagai penghias dan penyegar mata karena begitu indah dipandang.

Jenis bunga tertentu sengaja dipetik dan diletakkan di sebuah ruangan karena aromanya yang dinilai harum dan membuat rileks.

Akan tetapi bunga kecombrang (Etlingera elatior) disebut juga dengan honje atau kantanmerupakan salah satu jenis bunga yang bisa dimakan.

Baca Juga: Icip-icip Soto Rempah Pasar Jatisari Semarang, Kuah Segar dengan Cita Rasa Melimpah

Selain termasuk tanaman rempah, kecombrang juga merupakan tanaman semak dengan tinggi 1-3 meter, berbatang semu, tegak, berpelepah, dan membentuk rimpang.

Rupa kecombrang seperti tanaman hias pisang-pisangan, dengan daun tunggal yang memiliki panjang 20-30 sentimeter.

Lebar bunga kecombrang mencapai 5-15 sentimeter, di bagian ujung dan pangkalnya rata dengan bentuk yang cenderung meruncing.

Bunga kecombrang masuk ke dalam bunga majemuk yang berbentuk bonggol dengan panjang tangkai 40-80 sentimeter.

Sedangkan panjang benang sari kurang lebih 7,5 centimeter, putiknya kecil dan putih. Mahkota bunganya bertaju, berbulu jarang, dan warnanya kemerahan.

Bentuk biji kecombrang kotak atau bulat dengan warna putih atau merah jambu. Sering dijadikan sebagai bahan campuran dan penyedap masakan Nusantara.

Bunga kecombrang bisa dijadikan sambal atau sebagai bumbu gulai khas Sumatera.

Orang Sunda menjadikan bunga kecombrang ini sebagai lalap yang dihidangkan bersama sambal. Sementara orang Banyumas, mengukus bunga kecombrang untruk dijadikan pecel.

Kandungan gizi kecombrang terdiri dari karbohidrat, serat, protein dan sedikit lemak.

Ada pula kandungan nutrisi mikro di dalam bunga kecombrang seperti kalsium, zat besi, kalium, fosfor, vitamin B, dan senyawa bersifat antioksidan yang terkandung dalam tanaman kecombrang.

Karena termasuk jenis rempah bunga kecombrang banyak dijadikan sebagai campuran atau bumbu penyedap yang memberikan aroma dan rasa yang khas pada masakan.

Kecombrang dikenal dengan banyak istilah lain, seperti kantan, honje, kincung, asam cekala, atau sambuang.

Dalam bahasa Inggris, kecombrang dikenal dengan istilah torch ginger yang diambil dari bentuk kuncup bunganya yang berwarna merah menyerupai obor.

Selain itu, beberapa orang juga mengenalnya sebagai red ginger lily.

Dilansir dari laman Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI), per 100 gram kecombrang segar mengandung nutrisi sebagai berikut:

- Air: 90 gram (g).

- Kalori: 34 kkal.

- Protein: 0,9 g.

- Lemak: 1,0 g.

- Karbohidrat: 6,7 g.

- Serat: 2,6 g.

- Kalsium: 60 miligram (mg).

- Fosfor: 16 mg.

- Zat besi: 1,0 mg.

- Kalium: 650,6 mg.

- Karoten Total: 73 mg.

- Riboflavin (Vit. B2): 0,02 mg.

- Niacin (Vit. B3): 0,8 mg

Melimpahnya kandungan nutrisi kecombrang membuat bunga ini tidak hanya bisa digunakan untuk melezatkan masakan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kecombrang:

1. Mengatasi Bau Badan Secara Alami

Aroma harum kecombrang bukan hanya berguna untuk masakan, tetapi juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan.

Menumbuk bunga dan batang kecombrang kemudian menggunakannya sebagai sabun dapat memberikan kesegaran sepanjang hari.

2. Meredakan Panas Dalam

Pemakaian bunga kecombrang sebagai obat panas dalam mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Manfaat ini bukan sekadar kepercayaan belaka, tetapi juga didukung oleh senyawa anti radang di dalamnya.

Senyawa anti radang diketahui mampu meredakan salah satu gejala panas dalam, yaitu sakit tenggorokan.

 

3. Mencegah Dehidrasi

Kecombrang, dengan kandungan air dan mineralnya, dapat mencegah terjadinya dehidrasi. Keseimbangan cairan tubuh sangat penting untuk kesehatan, dan kecombrang dapat menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kecukupan cairan.

4. Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi

Kalsium yang tinggi dalam kecombrang membuatnya menjadi pilihan sempurna untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi. Terutama penting untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

5. Mengendalikan kadar gula darah

Untuk penderita prediabetes atau diabetes, cobalah sertakan kecombrang dalam menu makan sehari-hari.

Oleh karena bunga ini diketahui baik untuk mengendalikan kadar gula darah karena bersifat antihiperglikemik yang mampu memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula di usus.

Dengan begitu, risiko terjadinya lonjakan gula darah setelah makan dapat dihindari dan kadar gula darah bisa tetap stabil.

6. Mengendalikan Asam Urat

Bila kamu masih suka makan makanan tinggi purin yang bisa meningkatkan produksi asam urat, seperti jeroan atau daging merah, inilah saatnya untuk memperbanyak konsumsi kecombrang.

Oleh karena bunga kecombrang kaya akan senyawa alami, seperti flavonoid, polifenol, dan saponin, yang mampu mengontrol produksi asam urat berlebih.

7. Mencegah Peradangan

Kecombrang bermanfaat dalam mencegah peradangan atau inflamasi. Hal ini berasal dari senyawa alami terpenoid dan flavonoid.

Kedua senyawa ini diketahui dapat menghambat kerja enzim pemicu peradangan. Ini artinya, kecombrang bisa mencegah penyakit akibat peradangan, seperti penyakit Alzheimer dan radang sendi.

8. Mencegah Kanker

Ukurannya boleh kecil, tetapi kecombrang punya manfaat begitu besar bahkan disebut-sebut bisa mencegah kanker.

Penelitian mengungkapkan bahwa senyawa alami dalam kecombrang bersifat antikanker sehingga mampu melawan dan menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

9. Mengobati Luka dengan Cepat

Selain sifat antioksidan dan anti-inflamasi, kecombrang juga mengandung antimikroba yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Sebuah alternatif alami yang efektif untuk merawat luka tanpa perlu bantuan bahan kimia.

 

10. Mencegah Hiperurisemia

Hiperurisemia adalah istilah medis dari tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Manfaat kecombrang dalam mencegah hiperurisemia diperoleh dari berbagai senyawa alami di dalamnya, yaitu flavonoid, polifenol, dan saponin, yang mampu mengontrol produksi asam urat berlebih.

Sayuran ini juga sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan penyerapan gizi tubuh yang berasal dari makanan.

Semua nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh akan terserap lebih baik karena kecombrang mengandung banyak vitamin dan mineral penting seperti salah satunya adalah fosfor dan manfaat serat.

Manfaat bunga kecombrang untuk kesehatan sudah terbukti ampuh dalam mengatasi berbagai jenis penyakit, peradangan bahkan masalah kulit sehingga bisa anda jadikan makanan sehat untuk dikonsumsi setiap hari.

Selain itu, bunga kecombrang ini juga sangat aman dikonsumsi wanita dalam masa kehamilan serta menyusui.

Namun demikian diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektifitas kecombrang dalam mencegah kanker pada manusia.

Editor : Tasropi
#bau badan #Bunga Kecombrang #kadar gula darah #masakan nusantara #asam urat