Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ratusan Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Kendal dapat Remisi Khusus, Dua Napi Langsung Bebas

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 10 April 2024 | 15:05 WIB
Suasana Lebaran 1445 H di Lapas Kelas IIA Kendal Rabu (10/4). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Suasana Lebaran 1445 H di Lapas Kelas IIA Kendal Rabu (10/4). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Gema takbir berkumandang di Lapas Kelas IIA Kendal, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2024) pagi. Warga binaan dengan khusyuk dan khidmat mengikuti salat Idul Fitri.

Hal ini supaya warga binaan bisa merasakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah seperti suasana di kampung halaman.

Suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah sangat terasa di Lapas Kelas IIA Kendal. Gema takbir terus dilantunkan warga binaan di lapas ini.

Selain itu, ratusan warga binaan berdandan rapi dan membentuk shaf guna menunaikan salat id di halaman Lapas Kelas IIA Kendal.

Usai salat id, ratusan warga binaan ini turut mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh khotib.

Salat id di Lapas ini sengataja digelar untuk memberikan suasana lebaran yang sesungguhnya kepada warga binaan.

"Kegiatan ini diikuti seluruh warga binaan yang beragama Islam. Kurang lebih ada 300-an narapidana yang merayakan Idulfitri," jelas Kepala Lapas Kelas IIA Kendal Prayitno Rabu (10/4).

Kalapas melanjutkan, kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

Usai salat id ini, terdapat pelayanan kunjungan keluarga untuk narapidana.

Selain itu, juga terdapat penyerahan remisi khusus dan pengurangan masa pidana khusus bagi warga binaan.

Totalnya, ada 214 yang mendapat remisi khusus. Adapun dua diantaranya dinyatakan langsung bebas.

"Ada remisi khusus (RK) yang diserahkan. Dan dua narapidana dinyatakan langsung bebas dengan RK ini," lanjutnya.

Kalapas berharap, Hari Raya Idulfitri ini bisa menjadi momentum bagi warga binaan untuk menyadari kesalahannya.

Serta setelah keluar dari Lapas Kelas IIA Kendal bisa langsung membaur dengan masyarakat.

"Ini salah satu program pembinaan agar nantinya mereka (warga binaan) bisa kembali ke masyarakat sesuai normanya," harapnya.

Sementara Haqiqi, salah satu warga binaan mengaku senang bisa merayakan Hari Raya Idulfitri 1445 H.

Meski masih berada di dalam lapas, suasana kekeluargaan sangat terasa. Dia juga mendapat remisi khusus selama satu bulan. Hal itu membuat masa pidananya berkurang.

"Alhamdulillah sangat senang bisa merasakan Lebaran seperti di kampung halaman. Saya juga gak sabar ingin bebas. Karena masa pidana saya tinggal satu bulan. Soalnya yang satu bulan lagi dapat remisi khusus," akunya senang.

Usai penyerahan remisi khusus, warga binaan bersalam-salaman dan saling memaafkan. Mereka menyalami satu per satu warga binaan lainnya serta petugas lapas. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Warga Binaan #Lapas Kendal #Napi