RADARSEMARANG.ID, KAJEN-KPU Kabupaten Pekalongan meminta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kreatif menyosialisasikan Pemilu 2024. Salah satunya dengan turun ke sekolah-sekolah. Tujuannya untuk menggaet pemilih pemula (milenial).
Dalam data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Pekalongan, ada sebanyak 6,2 persen pemilih pemula. Mereka tersebar di SMA dan sederajat, pondok pesantren, dan kampus. KPU menilai perlu memberikan porsi tertentu untuk sosialiasi ke pemilih milenial ini.
Namun KPU tak punya cukup waktu, anggaran, dan tenaga untuk berkeliling ke sekolah-sekolah. Jumlahnya di Kabupaten Pekalongan ada 66 SMA/sederajat.
"Jadi kami tugaskan ke PPK untuk yang sekolah-sekolah ini. Kami, KPU, mengambil yang ponpes dan kampus," kata Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal.
Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan Bidang Bidang Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Achyar Budi Pranoto mengatakan, pihaknya menargetkan angka partisipasi pemilih untuk Pemilu 2024 sebesar minimal 80 persen. Pada Pemilu 2019 berada di angka 77,5 persen.
"Ini bukan pekerjaan mudah, sebab itu kami perlu genjot sosialisasi. Baik ke pemilih pemula, lama, sampai disabilitas," ujarnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla