RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen resmi dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan barunya di Jawa Tengah.
Usai pelantikan, Luthfi langsung melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (20/2) malam.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, secara resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada pemimpin baru.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pejabat lainnya hadir secara langsung.
Nana Sudjana pun menyerahkan langsung buku memori jabatan kepada Ahmad Luthfi.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana pun mengucapkan pun selamat datang kepada Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen yang terpilih dan telah menerima mandat rakyat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng.
"Selamat bertugas (Luthfi - Yasin) dan kita harapkan Jawa Tengah semakin gemilang," ungkap Nana dalam sambutannya pada pisah sambut dan serah terima jabatan di Gradhika Bhakti Praja.
Pihaknya berharap ke depan Luthfi - Yasin dapat meneruskan pemerintahan Jawa Tengah yang lebih baik. Sekaligus memperkuat sinergi dengan lintas sektor.
Baca Juga: Ini 11 Program Prioritas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Untuk Bangun Jawa Tengah
"Kita berharap semoga Mas Luthfi dan Gus Yasin dapat mengembang amanah dengan sebaik-baiknya, membimbing, dan mengarahkan kawan-kawan perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah dan kita harapkan mampu meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dengan rekan forkopimda, DPRD, dan pemerintah kabupaten/kota serta intansi vertikal yang ada di Provinsi Jawa Tengah serta merangkul dan melayani masyarakat," tegasnya.
Menariknya pada kesempatan serah terima jabatan ini Taj Yasin Maimoen berhalangan hadir.
Sebab Wakil Gubernur Jateng yang akrab disapa Gus Yasin itu masih mendampingi istrinya Ning Nawal Nur Arafah yang melaksanakan pelantikan TP PKK di Jakarta.
"Gus Yasin tidak bisa hadir ya, karena kebetulan Gus Yasin mendampingi istrinya dalam waktu yang bersamaan ada serah terima TP PKK di Jakarta," jelas Nana.
Sementara Gubernur Jateng Ahmad Luthfi juga menyampaikan permintaan maaf, sebab Gus Yasin belum bisa hadir untuk melaksanakan serah terima jabatan
“Gus yasin minta maaf karena saya belum punya (Ibu) PKK, jadi Gus Yasin serah terima PKK. Jadi tidak bisa hadir dalam kesempatan kali ini, mau nggak mau beliau di Jakarta,” ungkap Luthfi dalam sambutannya.
Lebih lanjut Luthfi menyebut seorang pemimpin bukanlah penguasa, tugasnya melayani masyarakat. Sebab itu, lima tahun mendatang pihaknya ingin menjadi gubernur yang amanah.
“Pada kesempatan kali ini saya mohon doa restu mari bersama-sama membangun Jawa Tengah. Kita berangkat sebagaimana apa yang diarahkan Pak Presiden melayani masyarakat,” tandasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi