RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Tejo Harwanto mengambil sumpah janji setia seorang Warga Negara Indonesia (WNI), Sajdaa’ Faatimah binti Muhamad Faiq sebagai warga Negara Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, ia berpesan pada WNI tersebut agar dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan tempat tinggal dan dimana pun beraktivitas.
"Saya juga meminta agar saudara mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat," pesannya, Rabu (24/1/2024).
Ia mengajak Sajdaa’ Faatimah bersama-sama melangkah ke depan dengan penuh semangat dan tekad, penuh keikhlasan, cita-cita yang mulia, untuk berbuat yang terbaik kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia.
"Sebagai WNI, dan menjadi bagian dari NKRI saudara wajib untuk memenuhi kewajiban sebagai WNI dan jadilah WNI yang taat pada peraturan yang berlaku karena keberadaan warga negara merupakan salah satu unsur hakiki dan unsur pokok suatu negara. Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentunya harus memiliki rasa kebangsaan serta wawasan," tambahnya.
Wawasan kebangsaan yang dimaksud di antaranya memahami dan menerapkan empa Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil, Tejo Harwanto juga mengambil sumpah 26 orang Pegawai Negeri Sipil Baru.
Selain itu, Kakanwil juga melantik dan mengambil sumpah 16 Pejabat Fungsional dalam jabatan baru. 12 orang diantaranya merupakan peralihan jabatan karena perubahan nomenklatur, sedangkan 4 orang lainnya dilantik atas kenaikan jenjang jabatan.
Kepada mereka, Tejo mengatakan, Kemenkumham membutuhkan sumber daya manusia yang cekatan, tanggap profesional, berkemampuan, bermental baik serta bertanggung jawab.
Atas dasar tersebut, Kakanwil Kemenkumham Jateng berpesan agar mereka terus meningkatkan kompetensi, memegang integritas moral yang tinggi, serta memegang prinsip kehati-hatian, kecermatan dan ketelitian.
"Tiga, bekerja dan menyelesaikan tugas secara Tuntas, supaya tidak berdampak pada Kinerja Kemenkumham, sehingga pada akhirnya dapat menurunkan kepercayaan publik atau masyarakat," tuturnya.
"Empat, selalu berinovasi, tidak mainstream dan berpikir “out of the box”, dan terapkan fungsi manajemen dengan mengutamakan efektifitas dan efisiensi, serta hindari copy paste kegiatan dan buatlah terobosan-terobosan yang baru".
"Lima, punya peran dan berkontribusi nyata mendukung satuan kerja masingmasing dimana saudara ditempatkan dan melaksanakan tugas untuk berkomitmen melaksanakan Program Reformasi Birokrasi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi) dan/atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani," imbuhnya.
Hadir menyaksikan kegiatan, Kepala Divisi Administrasi Hajrianor, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kadiyono dan Kepala Divisi Keimigrasian Is Edy Ekoputranto.
Tampak juga sejumlah Kepala UPT Kota Semarang, Pejabat Administrasi Kantor Wilayah dan UPT. (ifa/web/bas)
Editor : Baskoro Septiadi