Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gajah Kerdil Kalimantan, Penerus Keberlangsungan Spesies Gajah Jawa di Bumi Nusantara

Aby Genta Putra Prasetya • Rabu, 3 Juli 2024 | 18:55 WIB
Potret Gajah Kerdil Kalimantan, Spesies Gajah Terkecil di Dunia
Potret Gajah Kerdil Kalimantan, Spesies Gajah Terkecil di Dunia

RADARSEMARANG.ID - Setelah jauh-jauh bermigrasi ke arah selatan dari India, dahulu kala gajah pernah mendiami dan menjadi bagian ekosistem di Pulau Jawa.

Gajah bahkan diketahui menjadi bagian penting dari kebudayaan masyarakat di Jawa, hewan ini kerapkali muncul dalam berbagai peninggalan karya seni, seperti relief, prasasti dan berbagai manuskrip.

Menurut beberapa sumber, gajah juga menjadi senjata mengerikan yang digunakan kerajaan-kerajaan Jawa di masa lampau untuk menyerang dan menginjak-injak musuhnya.

Penggunaan gajah sebagai hewan perang diilhami dari tradisi wilayah Asia Selatan yang juga menggunakan gajah untuk melumat musuh didepannya.

Gajah perang diketahui juga mampu membuat bala tentara Alexander The Great, penguasa Macedonia yang menyerang India merasa gentar melihat pasukan milik Maharaja India kala itu.

Gajah Jawa di Pulau Kalimantan

Jika kini kita hanya mengetahui bahwa spesies gajah yang ada di Indonesia tidak ada yang berasal dari Pulau Jawa.

Gajah di Indonesia adalah sub-spesies Gajah Asia ( Elephas Maximus ) yang berkembang sejak ratusan tahun lalu dan bermukim di kepulauan Nusantara, khususnya Jawa dan Sumatera.

Kedua subspesies gajah ini adalah Gajah Sumatera ( Elephas Maximus Sumatrensis ) dan Gajah Jawa ( Elephas Maximus Sondaicus). Untuk Gajah Jawa sendiri keberadaannya sudah tidak ada lagi di Pulau Jawa.

Meskipun begitu, kita masih bisa menilik keberadaan keturunan dari spesies ini di hutan-hutan Pulau Kalimantan. Sekarang spesies ini disebut Gajah Pygmy atau Gajah Kerdil Kalimantan.

Gajah Pygmy merupakan sub-spesies gajah paling kecil di dunia, WWF (World Wildlife Fund) telah meneliti bahwa spesies ini telah mengalami perubahan secara genetik dari Gajah Asia.

Spesies Gajah Pygmy telah hidup terisolir selama kurang lebih 300.000 tahun di hutan-hutan Kalimantan.

Baca Juga: Mengenal Red Devil, Spesies Ikan Invasif yang Berkembang Biak Secara Masif di Rawa Pening

Secara fisik, Gajah Pygmy dapat dibedakan dari ukuran badan yang lebih kecil, dengan telinga yang lebih lebar serta posisi gading yang lebih lurus.

Awalnya keberadaan gajah bisa mencapai Kalimantan meskipun pulau tersebut bukanlah rute migrasi gajah di masa lampau adalah karena adanya campur tangan manusia.

Gajah Pygmy adalah perkembangan dari spesies Gajah Jawa yang dibawa oleh Kesultanan Sulu dari raja-raja Jawa sebagai hadiah diplomatik persahabatan kedua pihak.

Gajah ini pertama kali dibawa pada abad ke-17 dan bertumbuh secara pesat, sehingga banyak yang berhasil didomestikasi, namun banyak juga gajah-gajah ini yang berkembang biak secara liar hingga menyebar di hutan-hutan Kalimantan sampai sekarang.


Source: Conservation.id, Biodiversity Warrior, US Fish and Wildlife Service

Editor : Baskoro Septiadi
#Spesies Gajah Nusantara #Spesies Gajah Indonesia #Gajah Kerdil Kalimantan #Gajah Jawa di Kalimantan #Penerus Gajah Jawa