RADARSEMARANG.ID — Beberapa daerah melaporkan bahwa dana bantuan pangan non tunai (BPNT) sudah mulai masuk ke rekening KKS Merah Putih yang dimiliki oleh keluarga penerima manfaat.
Saldo ini mulai terdeteksi di rekening yang terhubung dengan bank BNI dan BRI.
Menurut informasi dari kanal Kabar Bansos, situasi ini menunjukkan bahwa penyaluran tahap empat BPNT mulai berjalan stabil menjelang akhir bulan.
Saat ini, masyarakat tidak hanya memperhatikan dana yang sudah masuk, tetapi juga memastikan kepastian distribusi bantuan pangan fisik yang akan dilakukan besok.
Beberapa penerima BPNT menyatakan bahwa saldo mereka kembali terisi pada sore hari sampai malam hari.
Uang sejumlah Rp600.000 sudah masuk ke rekening dan terlihat dalam mutasi bank.
Setelah dikurangi biaya administrasi sekitar Rp3.000, jumlah yang tercatat akhirnya menjadi sekitar Rp596.978.
Arus dana ini tidak hanya berlaku bagi penerima yang sudah lama, tetapi juga bagi penerima baru serta mereka yang baru beralih dari mekanisme PT Pos ke KKS Merah Putih.
Selain dana di rekening, pemerintah juga siap memberikan bantuan pangan fisik berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Distribusi bantuan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 21 November 2025, dan banyak keluarga sudah menerima surat undangan untuk mengambil bantuan di tempat distribusi.
Penyaluran bantuan pangan fisik ini menjadi pelengkap dari dana BPNT, sehingga kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi baik dalam bentuk uang maupun barang.
Distribusi yang dilakukan secara simultan di berbagai daerah memperkuat komitmen pemerintah untuk menyalurkan akses pangan secara merata.
Pencairan BPNT tahap 4 terlihat paling aktif di sejumlah wilayah prioritas, terutama di Pulau Jawa dan Sumatra.
Jawa Barat:
Pencairan tercatat paling besar dan dipimpin oleh BNI.
Daerah dengan aktivitas tinggi meliputi Bandung, Bogor, Bekasi, Bandung Barat, Lembang, Tasikmalaya, dan Sukabumi.
Jawa Tengah:
Progres penyaluran mencapai 75 persen, dengan BRI sebagai saluran utama.
Daerah prioritas meliputi Semarang, Sragen, Kebumen, Purwokerto, Solo, dan Cirebon.
DKI Jakarta:
BNI mendominasi hingga 90 persen penyaluran, terutama di Jakarta Pusat.
Jawa Timur:
Saldo tahap 4 mulai mengalir deras di Madiun, Jember, Surabaya, dan Malang.
Daerah di luar Jawa juga mulai aktif melakukan penyaluran.
Di Pulau Sumatra, pencairan terpantau di Medan, Palembang, Padang, Jambi, Aceh Utara, dan Lampung Timur.
Sementara di Indonesia Timur dan daerah lainnya, progres relatif stabil.
Namun, beberapa daerah masih mengejar ketertinggalan.
Wilayah fokus antara lain Lombok NTB, Pangkep, Flores (progres baru 50 persen), Ambon, Jayapura, Kupang, Sorong, dan Ternate, yang menggunakan PT Pos sebagai saluran.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di daerah tersebut, diimbau untuk segera memeriksa saldo kartu KKS masing-masing. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi