RADARSEMARANG.ID, Semarang - Desa Tuntang, sebuah daerah yang kental dengan nuansa asri. Kini tengah mengalami perubahan signifikan melalui pelatihan digital marketing untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Para pelaku UMKM Desa Tuntang mengikuti pelatihan digital marketing, Kamis (7/3) lalu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 90 di pendopo balai desa setempat.
Koordinator Desa KKN Kelompok 90 Islam Andhika mengatakan kegiatan pelatihan kewirausahaan ini bertajuk Pemanfaatan Sosial Media sebagai Langkah Awal Digital Marketing Menuju Kesuksesan dan Kemakmuran UMKM Lokal.
Tujuannya untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan platform digital guna meningkatkan visibilitas dan penjualan produk mereka.
Pihaknya berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengubah paradigma bisnis di desa mereka.
"Kami ingin melihat UMKM di Desa Tuntang berkembang dan bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di pasar nasional dan bahkan internasional," jelasnya.
Ia menambahkan pelatihan ini juga didukung oleh para ahli digital marketing yang berpengalaman dalam memberikan wawasan tentang strategi pemasaran online, penggunaan media sosial, dan optimasi Artificial intelligence.
Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengelola e-commerce dan membuat konten marketing yang menarik untuk menarik perhatian pelanggan potensial.
Salah satu pelaku UMKM Rofidah merupakan pemilik usaha kerajinan enceng gondok di Dusun Cikal Desa Tuntang. Pihaknya pun menyambut baik inisiatif pelatihan digital marketing ini.
"Sebelumnya, kami hanya mengandalkan metode pemasaran konvensional. Dengan adanya pelatihan ini, kami dapat memahami cara efektif memanfaatkan dunia digital untuk memperluas jangkauan pasar kami," ungkapnya dengan antusias.
Selain materi utama tentang digital marketing, pelatihan ini juga memberikan panduan tentang penanganan transaksi online dan pengelolaan inventaris secara efisien.
Hal ini diharapkan dapat membantu UMKM Desa Tuntang untuk tetap bersaing di era ekonomi digital.
Dengan semangat baru setelah pelatihan. Para pelaku UMKM di Desa Tuntang kini siap mengimplementasikan pengetahuan yang didapat untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar mereka melalui strategi digital marketing yang tepat. (kap/web/bas)
Editor : Baskoro Septiadi