Pastikan Lancar, Bupati Demak Monitoring Pilkades Antar Waktu di Desa Ngaluran dan Trengguli

Wahib Pribadi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 12:39 WIB
Bupati Demak dr Eistianah, Wabup Muhammad Badrudin dan Forkopimda monitoring pilkades antar waktu di Desa Ngaluran, Karanganyar Demak.(wahibpribadi)
Bupati Demak dr Eistianah, Wabup Muhammad Badrudin dan Forkopimda monitoring pilkades antar waktu di Desa Ngaluran, Karanganyar Demak.(wahibpribadi)

 

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pilkades antar waktu digelar di dua desa di Demak kemarin.

Yaitu Desa Ngaluran Kecamatan Karanganyar dan Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam.

 Ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan lantaran kades sebelumnya meninggal dunia.

Baca Juga: Permudah Mobilitas Sekolah, Kemenag Demak Bantu Kursi Roda Siswa Disabilitas

Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dilanjutkan dengan pemungutan suara oleh peserta yang telah ditetapkan.

Warga yang nemiliki hak suara adalah utusan tiap RT. Setiap RT punya 3 suara.

 Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan proses PAW berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

“Kami telah melihat dan memonitoring pelaksanaan PAW kepala desa. Alhamdulillah di Desa Ngaluran dan Trengguli berjalan kondusif, aman, dan lancar,” ujarnya saat monitoring bersama Wabup Muhammad Badrudin, Sekda Akhmad Sugiharto, Asisten 1 Umar Surya Suksmana, dan Forkopimda lainnya.

Baca Juga: Di Tengah Ribuan Penonton Pawai Ta'aruf, Damkar Salatiga Selamatkan Ponsel yang Terjatuh ke Gorong-gorong

Bupati mengatakan, PAW ini menjadi hasil kesepakatan masyarakat desa melalui Musdesus untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa.

“Pilkades antar waktu dianggarkan oleh APBDes sendiri, beda halnya kalau pelaksanaan serentak, dari Pemkab ada kontribusinya. Dan ini dilakukan Musdesnya mau PAW atau seperti apa?. Nah ini kesepakatan dari Musdesnya memilih PAW. Jadi ini usulan dari pihak desa sendiri karena pembiayaan dari APBDes,”ujarnya. 

 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinpermades P2KB) Kabupaten Demak, Herminingsih mengatakan, saat ini terdapat enam desa di Demak yang mengalami kekosongan jabatan kepala desa.

“Ada 6  desa yang kosong jabatan. Dua di antaranya hari ini sudah melaksanakan PAW. Sedangkan, desa lainnya menyusul kemudian,”kata dia.(hib)

Editor : Tasropi
Bupati Demak Eisti’anah Pilkades Antar Waktu Kekosongan jabatan