Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ikuti Dunia Industri, Peserta Kursus Dimy Motor Dilatih Tangani Motor Listrik dan Teknologi Turbo

Wahib Pribadi • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 15:15 WIB
Pengelola LKP Dimy Motor Muhamad Dimyati mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak Haris Wahyudi Ridwan menutup pelatihan pendidikan wirausaha. (Wahibpribadi)
Pengelola LKP Dimy Motor Muhamad Dimyati mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak Haris Wahyudi Ridwan menutup pelatihan pendidikan wirausaha. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Setelah menjalani pelatihan beberapa bulan, sebanyak 40 peserta kursus LKP Dimy Motor kini telah dinyatakan lulus.

Mereka mendapatkan sertifikat kelulusan terkait profesi otomotif perbengkelan sepeda motor.

Para lulusan ini selanjutnya diharapkan bisa mengaplikasikan ilmunya yang diperoleh selama 72 hari kursus di LKP Dimy Motor tersebut di masyarakat.

Penutupan program pendidikan wirausaha (PKW) ini merupakan hasil kerjasama Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi.

Pengelola LKP Dimy Motor Kalikondang Demak Muhamad Dimyati menyampaikan, setelah mengikuti pelatihan, para peserta yang rata-rata berusia 25 tahun dari wilayah Kecamatan Wedung, Kecamatan Mijen dan daerah lainnya ini mendapatkan stimulan bantuan berupa alat-alat mekanik penunjang bengkel motor.

"Pelatihannya sudah finish dan kita tutup,"katanya. Penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak Haris Wahyudi Ridwan.

Menurut Dimyati, selama pelatihan, peserta juga memperoleh pengetahuan tentang reparasi motor listrik dan pengenalan kemajuan teknologi turbo.

"Kita harus selalu update dengan dunia industri otomotif termasuk sepeda motor listrik. Mau tidak mau kita harus melek teknologi sehingga paham perkembangan, kekinian,"katanya.

Dimyati berharap, pelatihan yang dijalankan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, program PKW ini diharapkan bisa berjalan lagi untuk kesempatan berikutnya.

Dengan demikian, dapat mencetak lebih banyak lagi generasi yang memiliki keterampilan perbengkelan motor.

"Kita juga berharap bisa muncul para wirausahawan baru dari kalangan remaja yang menekuni bidang perbengkelan. Kalau pelatihan seperti ini bisa konsisten, maka kita optimis bisa menjadi negara maju,"ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak, Haris Wahyudi Ridwan mengatakan, pelatihan yang dijalani peserta adalah proses yang terus berjalan hingga mencapai kesuksesan.

Karena itu, mengikuti pelatihan yang penting adalah bagaimana cara mencapai sukses tersebut. Termasuk melalui pelatihan ini.

"Kita dari pemerintah siap mendukung program seperti ini. Lakukan program dengan baik dan benar. Kalau kita lihat teori pendidikan, dalam sebuah pendidikan atau pelatihan, setidaknya peserta yang ikut sepertiganya akan sukses besar. Selebihnya akan sukses. Yang terseok-seok juga sedang menuju sukses,"ujarnya.

Menurutnya, jika peserta pelatihan sudah memilih profesi perbengkelan, maka harus terus mempertahankan dan mengembangkannya.

"Jalankan sesuai perencanaan. Kuatkan hasil pendidikan. Kuncinya, rasa senang terhadap profesi harus terus dipupuk. Komitmen melayani menjadi yang utama. Kemudian, jika ada masalah harus cepat diselesaikan,"katanya.(hib)

Editor : Tasropi
#Dinas Pendidikan #LKP Dimy Motor #Pemkab Demak #industri otomotif