Pintu gerbang utama itu dijaga empat petugas dari Dinas Pariwisata secara bergantian. Meski demikian, para peziarah yang datang tetap bisa masuk melalui pintu belakang masjid. Pintu tersebut dijaga petugas dari pihak keluarga atau Yayasan Sunan Kalijaga.
Agung Dwi Susanto dari Dinas Pariwisata mengatakan, pihaknya ditugaskan bersama petugas yang lain untuk menjaga pintu depan Makam Sunan Kalijaga. Menurutnya, jika ada peziarah yang datang di bagian depan pintu gerbang, maka akan dicek kesehatannya dengan thermo gun. “Kita hanya bertugas di depan pintu ini saja. Kalau yang dipintu masuk belakang kita tidak tahu,” ujar Agung. (hib/zal/bas) Editor : Agus AP