Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Healing Nongkrong Bersama Kucing di Kafe, Dilarang Mengganggu saat Jam Istirahat

Agus AP • Senin, 26 Juni 2023 | 17:37 WIB
Pengunjung sedang berinteraksi dengan kucing-kucing di Lamiao Cat Café. (AZIIZAH AZHAAR/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Pengunjung sedang berinteraksi dengan kucing-kucing di Lamiao Cat Café. (AZIIZAH AZHAAR/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Kafe yang memperbolehkan pengunjung berinteraksi dengan hewan peliharaan mulai bermunculan di Semarang. Bisa dijadikan tempat healing, bersantap sambil bermain dengan kucing.

Healing adalah sebutan bagi kawula muda untuk melepas kepenatan mereka. Kegiatan yang biasa mereka lakukan meliputi berkumpul dengan teman sejawat, jalan-jalan ke tempat wisata, atau sekadar nongkrong di kafe-kafe.

Pilihan kafe-kafe saat inipun sangat beragam bagi anak muda untuk melepas penat mereka salah satunya ialah kafe kucing Lamiao Cat Café. Di sini para pengunjung dapat nongkrong sekaligus berinteraksi dengan kucing-kucing yang ada di Lamiao.

Kafe-kafe bertemakan hewan di Jepang menginspirasi Cindy Chantika, seorang pencinta kucing sekaligus pendiri dan owner dari Lamiao Cat Café. Kafe yang dibuka untuk umum sejak 16 Mei 2023 ini sudah memikat hati para pengunjung.

Selain dapat nongkrong dengan teman atau keluarga sembagi mengudap makanan, pengunjung dapat berinteraksi dengan kucing-kucing yang ada di Lamiao. Hal tersebutlah yang menarik hati para pengunjung, terutama para pencinta kucing di Semarang. Lamiao viral di sosial media.

Di Lamiao terdapat 18 kucing dengan 7 ras berbeda yang dapat menemani pengunjung selama di kafe. Ada jenis persia, persia peaknose, ragdoll, sphynk, munchkin, maine coon, scottish, hingga domestik atau kucing kampung. Semua kucing di Lamiao merupakan peliharaan milik Cindy yang sudah lama ia rawat.

Untuk masalah kesehatan dan kehigienisan, pengunjung kafe tidak perlu khawatir, karena Lamiao benar-benar memperhatikan kebersihan dan kesehatan kucing-kucing mereka.

“Ada dokter hewan yang datang untuk melakukan home visit cek kesehatan kucing-kucing di Lamiao. Kucing yang ada di sini juga sudah divaksin dan tiap tahun akan selalu divaksin untuk menghindari virus rabies,” ucap Cindy.



Namun, untuk menikmati fasilitas di Lamiao, pengunjung harus menaati peraturan yang sudah ditetapkan. Mulai dari masuk kafe harus menggunakan sandal yang disediakan serta mencuci tangan terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan kucing-kucing.

Para pengunjung juga diimbau untuk tidak mengganggu kenyamanan kucing-kucing yang sedang makan, minum, atau tidur. Pengunjung juga dilarang untuk mengangkat atau menggendong kucing-kucing. Untuk para orang tua yang membawa anak, diharapkan untuk mengawasi anak mereka saat berinteraksi dengan kucing-kucing di Lamiao. Untuk menjaga kesehatan kucing, Lamiao juga memberlakukan jam istirahat bagi kucing mereka di jam 14.30–16.00.

Menu di Lamiao beragam. Mulai dari masakan nusantara, western, korean, hingga makanan kekinian. Sedangkan untuk kucing, disediakan berbagai macam cat food.

Pengunjung dapat memberi makan supaya kucing-kucing tersebut bisa bermain dengan pengunjung. Tapi pengunjung tidak diperkenankan membawa hewan peliharaan dari luar

“Mereka itu bos kita. Kucing adalah hewan yang teritorial jadi mereka harus tahu siapa yang ada di sekitarnya, apakah kelompoknya atau bukan. Jika ada yang tidak dikenal, adaptasinya lama bisa-bisa mereka tidak nyaman,” jelas Cindy.

Selain kafe, Lamiao juga menyediakan petshop dan penginapan kucing yang bersebelahan langsung dengan Lamiao. Kehadiran kafe kucing ini juga menjadi variasi tempat healing bagi masyarakat yang ada di Semarang. Pengunjung mendapatkan pengalaman yang baru. Karena selain dengan nongkrong bersama dengan kerabat dan keluarga bisa juga berinteraksi dengan kucing-kucing.



Photo
Photo
Kucing-kucing di The Fur Season dipastikan terjaga kesehatannya. (ANGIE NUR KHASANAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sediakan Penginapan Nyaman untuk Anabul

Hangout bersama peliharaan kesayangan adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Seperti jalan-jalan ke taman atau tempat-tempat lainnya yang seru. Sementara untuk kalian yang tidak mempunyai hewan peliharaan, tetapi suka dengan hewan, khususnya kucing dan anjing, bisa mencoba caffe shop sekaligus pet resort The Fur Season di Jalan Kenconowungu Tengah I No.32, Karangayu, Semarang.

Konsep unik yang diusung The Fur Season mengarah ke pet resort dan staycation. Pemilik peliharaan dapat membawa hewan kesayangannya sambil menikmati kopi dan cemilan yang tersedia di kafe. Atau mereka bisa menitipkan hewan peliharaan mereka di sini ketika akan ditinggal bepergian.

“Beda dengan hotel yang hanya kamar saja, biasanya hewan peliharaan juga hanya dibiarkan tidur saja. Tapi untuk di sini karena pet resort dan lebih ke staycation jadi pemilik bisa main ke kafe serta hewan peliharaan bisa melakukan penginapan dan spa juga,” tutur Rena Tanaka, pemilik The Fur season

Fasilitas yang disediakan untuk hewan di sini yaitu tempat penginapan. Kamar untuk kucing all size, sedangkan untuk anjir tersedia tiga tipe, standart, deluxe dan VVIP. Fasilitas yang disediakan untuk hewan yang dititipkan berupa AC 24 jam, makanan, playground, dan ada kolam renang juga.

Perbedaan dengan kafe atau penitipan hewan lain, di sini pengunjung dan anabul bisa berjalan-jalan di kafe dan playground sesuai request owners. Jadi anabul tidak hanya di kandang saja tapi bisa lebih banyak kegiatan.

Hewan yang bisa diinapkan khusus anjing dan kucing. Tapi untuk pengunjung yang sekadar ke kafe, mereka boleh membawa hewan lain.



The Fur Season juga bekerja sama dengan studio booth yang menyediakan kesempatan bagi pengunjung yang tidak memiliki peliharaan untuk berfoto dengan hewan-hewan yang ada. Pengunjung itu bisa membeli dan memberi makan yang sudah tersedia di kasir. “Tetapi kita juga membatasi makanan yang masuk agar hewan tersebut tetap sehat dan tidak kegendutan.”

Ada aturan tidak tertulis tapi perlu diketahui para pengunjung. Di antaranya tidak boleh mengganggu anjing dan kucing yang sedang tidur. Mereka tidak boleh diganggu. Hewan yang dibawa masuk ke kafe juga tidak boleh dalam keadaan sakit, harus bebas kutu, dan tidak ada jamur. Hewan tersebut akan dicek terlebih dulu di meja screening sebelum masuk.

Rena mendirikan pet resort sekaligus kafe di Semarang karena jarang ada tempat yang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan ke tempat-tempat serupa.

Apalagi ketika ia melihat kebanyakan tempat penitipan hanya membiarkan hewan dalam kendang saja sehingga rawan stres. The Fur Seasong diharapkan bisa menjadi tempat aman dan nyaman bagi pengunjung maupun hewan peliharan.

“Seperti halnya kita me time sambil ngopi, ya aku maunya sambil bawa hewan gitu jadi gak hanya aku yang senang-senang aja,” tambahnya. (mg5/mg6/mg7/ mg1/mg4/ton) Editor : Agus AP
#Lamiao #Lamiao Cat Café #KUCING #Kafe Kucing