Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kliwon, Sapi Prabowo untuk Kota Semarang Berbobot 1,1 Ton, Dibeli Rp 113 Juta

K
Peternak sapi Masduki sedang memperlihatkan sapi pilihan Presiden Prabowo untuk Kota Semarang.
Peternak sapi Masduki sedang memperlihatkan sapi pilihan Presiden Prabowo untuk Kota Semarang.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Ada cerita istimewa dari kandang peternakan di kawasan Bukit Kencana Jaya, Meteseh, Tembalang. Seekor sapi bernama Kliwon, dengan bobot 1,1 ton, resmi menjadi sapi pilihan Presiden Prabowo Subianto.

Jenisnya brangus, yang merupakan peranakan dari Sumbawa. Sapi ini dipilih karena lebih tahan dari penyakit. Nantinya sapi ini akan dikirim ke daerah Pedurungan untuk disembelih di sana.

Advertisement

Pemiliknya, Masduki, peternak yang sudah 20 tahun berkecimpung di dunia penggemukan sapi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Tahun ini menjadi kali kedua sapi miliknya dibeli untuk kebutuhan presiden, setelah sebelumnya juga terpilih pada 2025. 

"Rasanya senang banget (bisa dipilih), berarti ternak kita punya nilai lebih, sudah dua kali ini dipesan Pak presiden," kata Masduki saat ditemui di peternakannya, Selasa (26/5).

Advertisement

Ia menjelaskan sapi yang dipilih berjenis brangus yang merupakan peranakan dari Sumbawa. Manurut masduki sapi brangus dipilih karena lebih tahan dari penyakit.

Sapi brangus jantan bernama Kliwon itu dibeli dengan harga Rp113 juta. Proses survei sendiri, kata Masduki, sudah berlangsung sejak tahun lalu. Kesepakatan final terjadi sekitar sebulan yang lalu.

“Tahun kemarin sudah survei. Dealnya baru sebulanan ini,” jelasnya.

Menurut dia, tim survei melihat langsung kondisi kandang hingga pola perawatan sapi. Faktor kesehatan dan kualitas pakan menjadi perhatian utama.

"Mungkin yang dilihat pemeliharaannya, sapinya sehat, terus gemuk,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Poltekkes Kemenkes Semarang dan Kader Posyandu Dorong Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Anak

Poltekkes Kemenkes Semarang dan Kader Posyandu Dorong Deteksi Masalah Tumbuh Kembang Anak

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang menggelar pelatihan untuk kader posyandu di Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik.

Panen Melon dan Ubi, Program Ketahanan Pangan Wali Kota Semarang Agustina Mulai Berbuah Hasil

Panen Melon dan Ubi, Program Ketahanan Pangan Wali Kota Semarang Agustina Mulai Berbuah Hasil

Program ketahanan pangan yang digagas Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mulai membuahkan hasil.

Arifin Kembangkan Genta Edu, Ekosistem Digital Pembelajaran yang Dipakai 22 Sekolah

Arifin Kembangkan Genta Edu, Ekosistem Digital Pembelajaran yang Dipakai 22 Sekolah

Muhammad Arifin Baihaqi, M.Pd., guru Kelas V-A SD Negeri Sekaran 01 mengembangkan Genta Edu. Yakni ekosistem pembelajaran digital yang seluruh layanannya gratis untuk guru dan siswa di Indonesia, terutama di jenjang SD. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer