Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kasus Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Pengkol Boyolali Terungkap, Keluarga Ungkap Hal Ini

Muhammad Hariyanto • Jumat, 30 Januari 2026 | 20:54 WIB
 
 
Suasana duka saat pemakaman bocah berusia enam tahun korban pembunuhan
Suasana duka saat pemakaman bocah berusia enam tahun korban pembunuhan

RADARSEMARANG.ID - AO, seorang bocah perempuan berusia 6 tahun, korban kasus pembunuhan di desa Pengkol, Karanggede Kabupaten Boyolali telah dimakamkan di TPU desa setempat, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 12.50. 

Namun, peristiwa tragis ini masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, termasuk kerabat dan terlebih kedua ibunya, Daryanti dan suaminya, Purwanto. 

Purwanto, ayah almarhum terlihat lemas setiba di depan rumahnya. Bahkan, dia harus dibopong oleh kerabat menuju kedalam rumah.

Jenazah diberangkatkan menggunakan mobil jenazah. Sang ayah juga turut mendampingi keberangkatan dengan terus dipeluk oleh kakek korban.

Dengan dipeluk ayahnya, Purwanto tak kuasa menahan tangis melihat jenazah anaknya dikuburkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Sekarang ini, keluarga tersebut juga masih berkabung duka. 

Sementara, salah seorang kerabat korban, Wahyudi,60, menjelaskan, tempat tinggal terduga pelaku tidak jauh dari rumah korban.

"AG itu, rumahnya di RT 01, Dusun Empat, Dukuh Pengkol. Itu maksudnya Satu lingkungan sebenarnya, satu dukuh, tapi lain RT," ungkapnya, Jumat (30/1/2026).

Terkait kabar antara korban dengan terduga pelaku memiliki hubungan keluarga, Wahyudi menepis kabar tersebut. Antara korban dengan pelaku hanya sekedar teman serta tetangga.

Menurut Wahyudi, istri terduga pelaku juga kenal baik dengan korban. Bahkan, sering berkunjung ke rumah korban.

"Ya karena mungkin tetangga, mungkin juga nemanin, karena rumahnya agak jauh dari pemukiman, nemanin saja," katanya.

Sebagai perwakilan keluarga, dia berharap terduga pelaku diproses hukum dan mendapat hukuman seberat-beratnya. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan tidak manusiawi.

"Sudah bukan manusiawi lagi, sudah keterlaluan sekali, keterlaluan. Coba bayangkan kalau anak kecil, tidak tahu permasalahan orang tua, tidak tahu dosa apa, tidak tahu perkara apa, tapi jadi korban dari terduga pelaku itu," ujarnya.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra dengan didampingi Kasatreskrim Polres Boyolali, juga ikut melayat ke pemakaman. 

"Korban meninggal tadi sudah dimakamkan, sudah dilakukan otopsi. Namun masih menunggu hasilnya untuk mengetahui penyebab kematiannya korban (AO)," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (30/1/2026). 

AKBP Indra Maulana Saputra menambahkan, ibu korban masih dirawat perawatan intensif di rumah sakit dan sudah membaik. 
 
"Alhamdulillah, ibu korban sudah sadar dan membaik, namun masih syok, oleh karena itu sedang dilakukan coaching clinic oleh tim trauma healing Polres dan Pemkab Boyolali," bebernya. 
(mha)
Editor : Baskoro Septiadi
#Agus Ratmono pelaku pembunuhan di Boyolali #Pelaku pembunuhan di Boyolali ditangkap Jatanras Polda Jateng #Motif Pembunuhan di Pengkol Boyolali #Pengakuan pelaku pembunuhan di Pengkol Boyolali #Kasus pembunuhan Daryanti dan anaknya di Boyolali #Korban meninggal kasus Pembunuhan di Pengkol Boyolali dimakamkan #Jatanras Polda Jateng ungkap kasus Pembunuhan Boyolali #Kasus pembunuhan di Boyolali