Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gus Yahya Dipecat, Raport Kelam PBNU 2 Bulan Jelang Muktamar Surabaya 2026

Miftahul A’la • Senin, 1 Desember 2025 | 11:25 WIB

Gus Yahya
Gus Yahya
 

 

RADARSEMARANG.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya resmi dipecat 26 November 2025.

Gus Yahya dipecat atas keputusan dalam rapat harian Syuriyah PBNU.

Pemecatan Gus Yahya sebagai Ketum PBNU, merupakan yang pertama dalam sejarah.

Belum ada kejadian berujung pemecatan Ketum PBNU sepanjang organisasi tersebut berdiri.

Pemecatan ini menjadi titik kelam Ormas terbesar di Indonesia NU.

Padahal sesuai rencana, Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 rencananya akan diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 31 Januari 2026. 

Pemerintah Kota Surabaya, di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi, telah menyatakan keinginan kuat dan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, bertepatan dengan momen satu abad NU

Gus Yahya menegaskan tidak akan mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU.

Sebab ia dipilih dalam Muktamar Ke-34 NU di Lampung dan memandatkannya selama 5 tahun.

“Karena saya mendapatkan amanat dari muktamar untuk lima tahun. Pada Muktamar (NU) yang Ke-34 yang lalu saya mendapatkan mandat lima tahun, dan akan saya jalani selama lima tahun. Insyaallah saya sanggup,” ujar Gus Yahya di Surabaya.

Sebelum pemecatan Gus Yahya, PBNU juga pernah memanas.

Saat itu tahun 1994, ada dugaan upaya pendongkelan ketua umum PBNU Abdurrahman Wahid.

Muktamar NU ke-29 di Cipasung diduga menjadi alat untuk mendongkel Gus Dur.

Tetapi upaya gagal dan dalam Muktamar NU yang digelar di Tasikmalaya Gus Dur tetap memimpin PBNU. 

Editor : Baskoro Septiadi
#pbnu #nu angkat bicara #NU