RADARSEMARANG.ID - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah dambaan setiap anak muda di Indonesia. Pekerjaan sebagai PNS/ASN memberikan jaminan masa depan yang cerah.
Di sebut masa depan cerah, karena bekerja sebagai PNS/ASN dengan pendapatan gaji yang jelas baik besarannya maupun keteraturannya.
Belum lagi sekarang pemerintah memberikan tambahan berupa tunjangan kinerja bagi PNS/ASN yang membuat pendapatan mereka semakin besar.
Baca Juga: Perpres 79 Tahun 2025 Terbit Berisi Kenaikan Gaji ASN, Penyuluh, Gaji Penyuluh Pertanian Cair Segini
PNS/ASN juga tak perlu pusing atau was-was apakah akan bangkrut tempat kerjanya seperti pekerja swasta yang selalu dihantui ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaannya bangkrut.
Karena begitu seksinya bekerja sebagai PNS/ASN maka setiap informasi terkait dengan rekrutmen atau lowongan pekerjaan sebagai PNS, maka akan diserbu calon pekerja yang mendambakan kerja sebagai PNS.
Selain melalui media mainstream, masyarakat juga mencari informasi terkait rekrutmen CPNS ini melalui media sosial baik IG,TikTok maupun FB.
Media sosial dalam beberapa hari terakhir ini di hebohkan dengan sebuah unggahan cuplikan video yang menyebutkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah bakal merekrut besar-besaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Bahkan disebut-sebut jumlah CPNS yang akan direkrut tahun 2026 nanti jumlahnya sekitar 400 ribu orang atau nyaris 1/2 juta orang.
Salah satu unggahan video terkait rekrutmen CPNS ini diunggah di akun media sosial TikTok oleh akun @siap.berkarier. Dalam unggahanya, akun tersebut menuliskan "Persiapkan diri kalian! CPNS 2026 pasti dibuka Agustus-September 2026".
Untuk menyakinkan penontonnya, video disertai dengan potongan statement Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, disertai dengan tangkapan layar pemberitaan yang menyebut CPNS 2026 bakal digelar besar-besaran dengan membuka 400.000 formasi.
Betulkah Bakal Ada Rekrutmen CPNS Besar-Besaran di Tahun 2026?
Terkait video viral yang menyebutkan pemerintah tahun 2026 mendatang bakal membuka lowongan CPNS dengan jumlah formasi sebanyak 400 ribu, Kementerianpan-RB secara tegas menyatakan kabar itu tidak benar alias hoax.
Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB, Mohammad Averrouce, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini masih memprioritaskan penyelesaian seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024, baik untuk CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca Juga: Quarter Life Crisis Bukan Akhir! Podcast Seru Zahid Ibrahim, Xaviera dan Fathia Jadi Penguat Gen-Z
"Sampai bulan Oktober 2025, kami masih menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN. Kebutuhan CASN tahun 2024 saja mencapai 1,26 juta, terbesar dalam 10 tahun terakhir,” ungkap Muhammad Averrouce.
Muhammad Averrouce mengungkapkan rencana rekrutmen CPNS 2026 masih membutuhkan kajian mendalam, termasuk ketersediaan anggaran, mekanisme teknis, serta koordinasi antar kementerian/lembaga.
“Pengadaan CASN tidak hanya menjadi kebijakan Kemenpan-RB, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan keuangan negara serta kesiapan Kementerian/Lembaga dan Pemda,” imbuhnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar apalagi yang di hembuskan melalui media sosial yang belum terverifikasi.
Karena isu semacam itu seringkali disalah gunakan oleh oknum tertentu untuk melakukan penipuan.
“Masyarakat sebaiknya mencari informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah,” himbaunya. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi