RADARSEMARANG.ID – Seorang yang mengaku bidan Rita viral di media sosial dan tautan videonya banyak diburu warganet.
Dalam beberapa hari terakhir, tautan video Bidan Rita muncul pertama kali di TikTok dan X atau Twitter.
Bahkan, dalam video yang tersebar menampilkan dirinya sedang melakukan aktivitas tanpa busana.
Baca Juga: Usai Bu Guru Salsa Kini Ramai Video Skandal Milik Bidan Rita yang Sedang Viral
Fenomena ini mengingatkan publik pada kasus Bu Guru Salsa, yang lebih dulu viral karena skandal video pribadinya.
Sosok Bidan Rita menjadi perbincangan panas setelah sebuah video yang menampilkan seorang wanita di sebuah ruangan—diduga kamar mandi—menyebar di TikTok.
Wanita dalam video tersebut terlihat mengenakan pakaian one set berwarna ungu muda.
Video ini telah ditonton lebih dari 3 juta kali, memicu berbagai spekulasi dan reaksi dari netizen.
Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai keaslian video tersebut dan apakah wanita dalam video tersebut benar-benar bernama Bidan Rita.
Muncul narasi yang membanding-bandingkan dengan video Bu Salsa seorang guru asal Jember yang sempat tersandung kasus video pribadi.
Namun, berbeda dengan kasus Salsa yang sempat memberikan klarifikasi, identitas Bidan Rita masih misterius.
Dengan viralnya nama Bidan Rita, banyak netizen mencoba menelusuri akun Instagram atau media sosial lainnya yang bisa mengungkap identitasnya.
Namun, belum ada akun resmi atau informasi konkret mengenai siapa sebenarnya sosok ini.
Bahkan, beberapa netizen menyebut nama Bidan Rita mungkin hanya tren viral yang diciptakan oleh media sosial tanpa adanya sosok nyata di baliknya.
Di berbagai platform media sosial, banyak tautan bertebaran yang diklaim sebagai "video asli Bidan Rita".
Sampai saat ini, belum ada pernyataan dari pihak berwenang terkait video yang beredar.
Dalam kasus Bu Guru Salsa, ia mengaku menjadi korban penyebaran video pribadi oleh seseorang yang ia kenal melalui media sosial.
Kasus ini kemudian berakhir setelah ia memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi