Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Prihatin Penembakan Siswa SMK Negeri 4 Semarang, Aliansi Warga Semarang Desakan Pengusutan Kasus

Ida Fadilah • Rabu, 27 November 2024 | 04:13 WIB

 

Siswa SMKN 4 Semarang menaruh bunga sebagai ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Gamma Rizkynata Oktavandy karena ditembak polisi, Selasa (26/11/2024)
Siswa SMKN 4 Semarang menaruh bunga sebagai ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Gamma Rizkynata Oktavandy karena ditembak polisi, Selasa (26/11/2024)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Guyuran hujan tak menyurutkan semangat Aliansi Warga Semarang memberikan doa kepada korban penembakan oknum polisi yang merupakan siswa SMK Negeri 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktavandy (GRO).

Pada Selasa (26/11/2024) sore, di depan gerbang sekolah, mereka mengenakan pakaian serba hitam.

Puluhan orang ini datang membawa bunga mawar putih, dan foto almarhum Gamma.

Mereka mengirimkan karangan bunga bertuliskan 'turut berduka cita' dari Ex Anak STM Semarang hingga tulisan 'sampai jumpa bro dari Anak Motor Tolak Kekerasan, tulisan 'doa kami menyertaimu' dari Aliansi Warga Semarang.

Tak hanya itu, mereka bersama siswa juga mengirimkan doa.

Usai doa dipanjatkan untuk almarhum, mereka mendesak agar kasus ini cepat terungkap.

"Semoga tidak kejadian lagi. Dan oknum dari pelaku atas meninggalnya adik Gamma Rizky ini segera tertangkap. Semoga keadilan berpihak pada kita semua," tutur salah Ani Kusrini selaku koordinator aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Anak dan Perempuan Kota Semarang.

Ia prihatin dengan apa yang menimpa siswa di Kota Semarang ini.

Pasalnya apa yang dilakukan oknum polisi tragis.

"Ini kan anak-anak ya jadi tidak perlu brutal. Masih di bawah umur. Kalau ada tawuran misalnya, harusnya ada pendidikan, pengarahan yang baik tidak langsung ditembak membabi buta dan hingga membuat meninggal," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya mendorong kepolisian mengusut tuntas oknum penembakan tersebut.

Ia menilai polisi harus mentaati UU Perlindungan Anak.

"Jangan sampai terulang kembali, ini kegagalan polisi dalam menghadapi kenakalan remaja," kritiknya.

Ia menyebut jika nantinya tidak ditanggapi, maka akan melakukan aksi kembali lebih besar.

"Tentunya karena kami menghormati ini adalah masa tenang, maka kami dengan tenang, prihatin dalam kami melakukan aksi tersebut. Nanti kalau tidak ada respon kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi," ucap dia.

Sementara itu, beberapa siswa SMK Negeri 4 Semarang juga mengirimkan doa.

Teman korban ikut berdoa dan menaruh bunga yang diletakkan di samping foto korban penembakan oleh oknum kepolisian.

Salah seorang teman korban, Fajar Septian mengatakan korban yang bernama Gamma Rizkynata Oktafandy merupakan siswa kelas XI Teknik Mesin 2.

Korban adalah anak baik.

Korban yang merupakan anggota paskibra ini bahkan tidak suka ikut kelompok geng.

"Korban memiliki pribadi yang bagus dan suka berteman dan tidak suka ikut-ikutan geng," akunya. (ifa/ton)

Editor : Pratono
#SMK Negeri 4 Semarang #semarang #korban penembakan #Paskibra #Gamma Rizkynata Oktafandy