Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Idul Adha Momentum untuk Berbagi 

M

 


Advertisement

Warga Ungaran saat ikuti salat Idul Adha di Masjid Al Mabrur Ungaran, Kabupaten Semarang. Rabu (27/5). 
Warga Ungaran saat ikuti salat Idul Adha di Masjid Al Mabrur Ungaran, Kabupaten Semarang. Rabu (27/5). 

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Warga Ungaran Kabupaten Semarang ikuti salat Idul Adha di Masjid Al Mabrur Ungaran, Kabupaten Semarang. Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimaknai bukan hanya sekadar perayaan ibadah kurban.

Lebih dari itu, panggilan untuk menghidupkan kembali nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan modern yang semakin individualis.

Advertisement

Hal tersebut diungkapkan khatib salat Idul Adha, yang juga Wakil Rektor 1 UIN Salatiga, Miftahuddin.

Dalam khuthbahnya, ia mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan memperbaiki diri di tengah kehidupan modern yang semakin individualis.

Advertisement

Menurutnya, kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail bukan sekadar cerita, tetapi pelajaran tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, ia juga menekankan, kehidupan masyarakat modern berubah sangat cepat akibat perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dan media sosial.

Di balik kemajuan tersebut, ia mengaku prihatin atas dampak-dampak negatif yang muncul, misalnya sikap hidup individualis, relasi sosial yang semakin renggang, kecemasan dan keserakahan di tengah keragaman, fitnah dan kebencian di media sosial, menurunnya kepercayaan sosial, serta hilangnya panduan moral ketuhanan dan kemanusiaan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai salat Idul Adha mengajak masyarakat menjadikan momentum Iduladha untuk memperkuat iman dan kepedulian sosial, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pendidikan karakter anak.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi yang saleh, berakhlak baik, dan berguna bagi bangsa serta negara.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Semarang Gelar Pemutihan Pajak, Denda Tunggakan PBB 12 Tahun Resmi Dihapus

Pemkab Semarang Gelar Pemutihan Pajak, Denda Tunggakan PBB 12 Tahun Resmi Dihapus

Pemerintah Kabupaten Semarang berikan keringanan pajak. Seluruh denda keterlambatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun 2013 hingga 2024 resmi dihapus.

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Antusiasme masyarakat Kabupaten Semarang dalam berinovasi terus meningkat. Pada Lomba Inovasi Daerah (Trenova) tahun 2026, jumlah inventor yang masuk mencapai 107 inventor.

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Pemerintah Kabupaten Semarang membuka seleksi terbuka untuk mengisi di sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer