Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Kronologi, Petugas SPBU Terkena Pukulan oleh Pria Pengendara Motor Berpelat Merah di Semarang

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 20 November 2024 | 16:11 WIB

 

Pengendara CBR putih berpelat nomor merah dan Afrida, operator SPBU yang menjadi korban.
Pengendara CBR putih berpelat nomor merah dan Afrida, operator SPBU yang menjadi korban.

RADARSEMARANG.ID – Peristiwa tidak mengenakan dialami Afrida, operator SPBU, warga Kota Semarang. Bagaimana tidak, dirinya mendapatkan perlakuan tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria pengendara CBR warna putih berpelat merah nopol H6279XH.

Kejadian ini terjadi di SPBU 41.502.02 Jalan Sultan Agung Semarang pada Selasa (19/11/2024) sekira pukul 08.30 WIB.

Dari keterangan operator SPBU tersebut, bermula ketika itu, pengendara CBR warna putih berpelat nomor merah ingin mengisi BBM jenis pertalite dengan nominal Rp 15 ribu.

Padahal, sesuai peraturan yang ada pelat nomor pemerintah atau pelat merah tidak diperbolehkan mengisi Pertalite, tetapi Pertamax.

“Sudah dikasih tau, Namun pemotor tak dikenal ini tetap memaksa untuk mengisi Pertalite, Aku bilang tak panggilin pengawasku. Terus yang datang kepala sif saya,” katanya.

Mendengar kalimat yang dikeluarkan oleh Afrida, pengendara motor CBR tersebut emosi dan langsung turun. Beruntung, kepala sif langsung mendatangi pengendara tersebut.

Kemudian pria tersebut mengikuti Afrida untuk meminta uang Rp 15 ribu dan memukul kepala Afrida.

"Belum dikasihkan pelaku malah mendorong kepalaku ke belakang hampir terjatuh. Saya bilang tak laporin lho Pak. Malah tambah marah, datangi saya, tetapi sudah dihalangi kepala sif," bebernya.

Kemudian, pemotor tersebut meninggalkan lokasi.

Terungkap fakta, plat nomor merah yang digunakan di kendaraan CBR pelaku pemukul operator pompa bensin di SPBU Sultan Agung ternyata tidak sesuai.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan setelah dilakukan penelusuran plat merah H6279XH yang terpasang di sepeda motor CBR digunakan pelaku tidak sesuai.

Plat nomor yang digunakan pelaku merupakan plat nomor sepeda motor Suzuki tahun 2008.

"Pengecekan sementara, plat yang digunakan tidak sesuai dengan kendaraannya. Ada indikasi digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.

Brasto menyebut bahwa pelaku datang ke SPBU Sultan Agung menggunakan motor. Pelaku datang ke SPBU hendak mengisi pertalite.

"Operator mengarahkan untuk mengisi BBM nonsubsidi," ujarnya.

Menurutnya, saat mengarahkan ke BBM non subsidi, operator SPBU bukannya mendapat respon yang baik. Operator itu justru mendapat penganiayaan di bagian kepala.

"Operator mengarahkan untuk mengisi BBM nonsubsidi namun justru mendapatkan penganiayaan di kepala oleh oknum pengendara sepeda motor tersebut," jelasnya.

Ia mengatakan imbauan operator kepada pelaku telah benar. Operator itu telah menghimbau pelaku menggunakan plat merah untuk mengisi BBM non Subsidi.(dka)

Editor : Agus AP
#pelat merah #spbu jalan sultan agung semarang #SPBU 41 502 02 #operator spbu