Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mengenal Aligator Gar, Ikan yang Dipelihara Kakek di Malang dan Berujung Vonis 5 Bulan Penjara

Iskandar • Selasa, 10 September 2024 | 18:33 WIB

 

ikan aligator (tangkapan layar Pinterest)
ikan aligator (tangkapan layar Pinterest)

RADARSEMARANG.ID—Majelis hakim  Pengadilan Negeri Malang, Senin (9/9), menjatuhkan vonis lima bulan penjara kepada Piyono (61).

Warga Malang itu dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena memelihara ikan aligator.

Kakek berusia 61 tahun itu, dianggap melanggar  pasal 88 juncto pasal 16 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 19 Tahun 2020. Jenis ikan alligator yang dipelihara kakek Piyono adalah aligator Gar.

Nah, apa itu ikan Aligator Gar? Dilansir dari berbagai sumber, Aligator Gar termasuk salah satu yang terbesar dari semua spesies ikan air tawar.

Jenis ikan ini bisa tumbuh memanjang hingga 3 meter, dengan berat mencapai 350 pon. Aligator Gar memiliki nama ilmiah: Spatula Atractosteus.  

Di Amerika Utara, Aligator Gar menghabiskan hampir seluruh waktunya di air tawar.

Aligator jenis ini memiliki kepala mirip buaya. Bergigi tajam, sehingga memudahkan ikan predator ini memangsa hewan hidup.

Merujuk National Geographic, kerabat prasejarah dari spesies ini kali pertama  muncul 157 juta tahun lalu  yang tersebar di banyak negara.

Kendati secara historis Aligator Gar ditemukan di sepanjang Sungai Mississippi, namun saat ini Aligator Gar hanya ditemukan di Amerika Utara dan Amerika Tengah.

Aligator Gar kini hanya hidup di lembah Sungai Mississippi yang lebih rendah, dari Oklahoma bagian barat, Arkansas bagian utara, Texas, sebagian Meksiko bagian selatan, dan timur ke Florida.

Habitat Aligator Gar mampu mentolerir air payau bahkan air asin. Tapi lebih suka hidup di aliran sungai besar, rawa, dan danau.

Aligator gar memiliki kantung udara yang tebal, kenyal, dan sangat vaskular. Kantung udara ini berperan seperti paru-paru, memungkinkan ikan Aligator Gar bernapas di perairan dengan oksigen rendah

Ikan predator ini merupakan ikan invasif yang dilarang untuk dipelihara di Indonesia. Ikan Aligator Gar berasal dari perairan di Amerika.

Aligator Gar dewasa memangsa ikan, kepiting, kura-kura kecil, unggas air, burung, dan mamalia kecil. Aligator gar mampu bertahan hidup beberapa hari tanpa makan, tapi saat suatu tempat tersedia banyak makanan maka ikan ini cenderung makan sebanyak-banyaknya.

Ikan Aligator Gar dilarang dipelihara di Indonesia. Hal itu tegas disampaikan oleh Pemerintah RI melalui  laman Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Aligator Gar termasuk ikan langka dan tidak boleh dipelihara.

Di Indonesia, larangan memelihara ikan predator ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 yang diubah menjadi UU Nomor 45 Tahun 2009 serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

Disebutkan bahwa ikan ini tidak boleh dipelihara, diperdagangkan, maupun dilepasliarkan di wilayah Tanah Air. Aligator gar berbahaya karena memiliki sifat invasif yang bisa merusak ekosistem air alami.

Aligator Gar tumbuh relatif cepat, sehingga umumnya pemelihara lepas tangan saat ikan sudah melebihi ukuran akuarium, kemudian melepaskannya secara liar.

Di alam liar, pemangsa alami dari Aligator Gar adalah buaya. Sedangkan ikan muda aligator dimangsa spesies lain. (isk)

Editor : Iskandar
#pelihara ikan predator #Pengadilan Negeri Malang #Aligator Gar #ikan predator